Minggu, 10 Maret 2013

Just for you (sequel dari our children) Chapter 4




Author : Linda

Main cast : Choi Minho
Choi Jin Ri a.k.a Sulli
Choi Yoogeun

Siders  : lee taemin dan kwon yuri


Sulli, minho dan taemin terkejut mendengar apa yang dikatakan yoogeun, memang diusia yoogeun yang masih kecil , yoogeun belum tau apa-apa soal membuat adik kecil (?) tapi ucapan yoogeun itu cukup membuat atmosfir ruangan itu berbeda

“chagiya, ini berbeda sayang tidak semudah itu mendapatkan seorang adik” sulli memcahkan suasana

“hmmm, baiklah eomma” yoogeun menangguk

Tak lama dari bailk pintu muncul lah, vic, luna, dan amber, mereka mengunjungi sulli, sulli sangat terhibur oleh kedatangan mereka, sesaat sulli bisa tenang dan melupakan peristiwa itu tapi apabila matanya kembali bertemu dengan mata minho, sulli kembali bersedih, kemurungan tersirat dari wajahnya, Cuma beberapa hari sulli di rawat dirumah sakit, setelah itu kembali pulang kerumahnya

“sulli ah, mau kemana” minho bangkit dari kasurnya saat melihat sulli keluar kamar

“aku ingin tidur bersama yoogeun” ucap sulli datar tanpa melihat kearah minho

“wae, tidurlah bersamaku di sini” minho mencoba meraih tangan sulli, tapi langsung ditepis kasar oleh sulli

“aku tidak bisa tidur”

“sulli ah kumohon sampai kapan kau seperti ini kepadaku” ucap minho lirih

“entahlah oppa, miane , “ sulli langsung pergi meningglakan minho sendiri dikamar

“sulli , jangan perlakukan aku seperti ini, aku mohon” ucap minho dalam hati ketika melihat sulli pergi meninggalkannya dikamar mereka


Seperti biasa sulli menyiapkan makan untuk sarapan, minho segera duduk di meja makan dan memperhatikan sulli dari belakang

“auw , “ sulli meringis kesakitan, perutnya sedikit sakit, minho langsung menghampiri sulli” wae yeobo perutmu sakit lagi, sebaiklah kau istirahat”, ucap minho sembari merangkul sulli. “ aku tidak apa-apa oppa, minggirlah aku ingin menyelesaikan pekerjaanku” sulli langsung menjauh dari dekapan minho, minho hanya tertunduk lesu

“eomma, appa?”, ucap yoogeun yang baru bangu tidur, tapi kali ini yang pertama kali meraih yoogeun adalah minho, karena keadaan sulli yang masih sakit jadi ia tidak boleh kerja terlalu keras dan mengangkat beban yang berat

“ne, anak appa sudah bangun” minho menimbang-nimbang anaknya

“ne, appa belum pergi kerja?”minho bingung tumben anaknya tidak mengajaknya bermain bola. “ appa? Nanti taemin ajushi berjanji akan mengajak aku bermain bola lagi” ucap yooogeun polos, minho merasa sedih sepertinya posisinya dan posisi taemin di hati yoogeun sudah hampir sama. “ ne sebentar lagi apa akan kerja, yoogeun jangan nakal , yoogeun jagain eomma ya saat oppa tidak ada” minho sedikit melirik kearah suli, tapi sulli sama sekali tidak memperhatikan dia, sulli masih asik mengiris buah. “ ne appa, yoogeun dan taemin ajushi akan selalu menjaga eomma”. “deg, “ jantung minho serasa berhenti berdetak, ia tak menyangka anakanya kan bicara seperti itu, sungguh ini sangat menyakitkan, sullipun yang mendengar ucapan yoogeun terkejut dan menghentikan aktifitasnya sejenak, lalu ia kembali melanjutkannya lagi. “ ne, gomawo, bilang sama taemin ajushi appa berhutang budi padanya “ ucap minho sambil tersenyum, padahal dihatinya minho menangis, ia kecewa pada dirinya tak bisa penuh melindungi sulli dan anak-anaknya. “ appa pergi ne “ minho menurunkan gendongannya dan mulai berjalan menjauhi ruang dapur, padahal minho sama sekali belum menyentuh sarapannya, sulli menoleh kebelakang melihat minho yang berjalan loyo tak bersemangat .” oppa, kau belum sarapan?”, batin sulli, sulli ingin sekali mengatakan itu, tapi mulutnya terkunci ia hanya diam melihat kepeergian suaminya

“aku pesan kimchi, kagouge, dan gingseung chicken soup ne, minumnya cappuchino saja” minho memesan beberapa makan dan minuman, minho memesan sangat banyak makannan karena memang dari semalam ia tidak bisa tidur dan belum makan sama sekali. Setelah pesanannya datang minho segera melahapnya tanpa ampun, tiba-tiba ada suara yeoja yang mengagetkannya dan membuat dia tersedak

Yuri pov’s

“Bukannya itu mobil minho, kenapa dia ada di sini, direstoranku?, hmm sepertinya kesalahpahaman sulli dan minho belum selesai juga”ucapku dalam hati saat minho tengah memesan beberapa menu makanan, tiba-tiba ide muncul dikepalaku aku mengambil kesempatan ini, setelah pesanan datang aku segera menghampiri minho dan itu cukup membuat minho terkejut dan tersedak

“ini minum “ aku memberikan segelas cappuchino yang ia pesan tadi, iapun langsung menyambarnya dengan kasar, aku hanya tersenyum licik padanya , dan duduk didepannya

“apa yang kau lakukan disini ?”tanya nya

“salah, aku berada di restoranku sendiri” ucapku sembari melemparkan senyuman mautku yang mungkin tak mempan pada minho

“ huh, benarkah” minho mengedarkan pandangannya. “kalau begitu aku salah masuk” minho mengambil dompetnya dan mengeluarkan beberapa uang untuk menbayar makanan dan segera pergi, aku tak tinggal diam aku langsung mengejarnya, menariknya dan menciumnya di depan umum, minho langsung mendorongku kasar untuk menjauh darinya tapi ia telat, karena kau telah memerintah salah satu karyawan restoranku untuk memoto adegan itu. aku berhasil,

“kau sudah gila” ucapnya bisa aku rasakan amarah yang meledak di matanya

Aku hanya tersenyum, minho melihat kekanan dan kekiri , karena seluruh orang yang ada di sani sudah merekam adegan yang baru saja aku lakukan, minho menatapku seolah ingin membunuhku , ia lalu pergi begitu saja.” Aku yakin hal ini takkan gagal, seperti dulu”batinku

Minho pov’s

“dasar wanita gila, berani sekali ia melakukannya di depan umum, bagaimana kalau sulli tau dan melihat itu, aissss”aku memukul setirmobilku. “ bisa gila aku kalau satu planet dengan yuri noona itu, tak henti-hentinya ia mengganggu urusan rumah tanggaku” umpatku lagi. “semua kacau di buat dia , dari keluargaku dan sarapan pagiku , asihh jinjja” pagi ini saja aku sudah marah-marah tak karuan

Author pov’s
Sulli sedang memperhatikan yoogeun yang sedang memainkan robot power ranger yang di bawakan taemin

“eomma “ tiba-tiba yoogeun melirik eommanya

“ne, aegy “ sulli mendekat dan duduk di sebelah yoogeun

“eomma, yoogeun mau punya adik, “ pinta yoogeun sambil memperlihatkan wajah aigoonya yang sangat mirip dengan minho, sulli terdiam dan kembali tersenyum pada anak sematawayangnya,” ne, aegy , , “sulli memeluk anaknya dan memejamkan matanya , bayangan itu muncu lagi saat ia bertengkar dengan minho dan hal itu memicu ia kegugurannya

“yoogeun ah . .” sapa taemin hangat dari arah pintu

“eoh ajushi,”yoogeun melepaskan pelukannya pada sulli dan berlari kearah taemin, taeminpun membungkukkan badannya dan meraih yoogeun kedalam pelukkannya

“yoogeun, ajushi datang , yoogeun kangen dengan ajushi?? “ ujar taemin sedikit dibuat-buat manja, hal itu juga yang membuat sulli terkekeh kecil

“hmm ajushi, ajushi kita mau main bola kan” ujar yoogeun dengan imutnya

“hmm, ajushi mau mengajak yoogeun dan eomma ketaman bermain, bagaimana?” ucap taemin sambil tersenyum kearah sulli yang sedang memperhatikan dirinya dan yoogeun


Minho tidak konsen dengan perkerjaanya ditambah lagi banyak masalah yang terjadi di kantor hingga masalah yang sedang dihadapinnya dirumah di bawa-bawa juga kekantor, minho jadi tidak profesional, banyak karyawan yang kena marah dengan minho walaupun kesalahan yang dilakukannya itu hanya kesalahan kecil tapi di mata minho itu kesalahan yang begitu besar

Taemin mengajak yoogeun dan sulli berjalan-jalan ditaman dekat rumah yang terbilang sedikit sepi . agar jangan banyak orang yang melihat mereka, karena taemin dan sulli takut ada yang pihak yang tak bertanggung jawab yang mengedarkan berita yang tidak-tidak

“huaaah, indah sekali ajushi” ucap yoogeun, taemin pun tersenyum dan menurunkan yoogeun dari gendonganya

“yoogeun meraih tangan taemin dan meraih tangan sulli dengan tangannya yang satunya, jadi posisi yoogeun sekarang ditengah-tengah antara sulli dan taemin, sulli dan taemin kembali berpandangan , ini sangat aneh kalau dilihat. Saat tengah berjalan-jalan ada pasangan suami istri yang sedang memperhatikan sulli dan taemin, merekapun lalu mendekat. “anak kalian lucu sekali,” kata yeoja itu , sulli melirik taemin yang sudah senyum-senyum gaje, serasa-rasa yoogeun adalah anaknya juga. Sulli cepat-cepat memberikan penjelasan. “ eoh, miane ini anak saya , appanya sedang bekerja , namja ini ajushinya” ucap sulli yang akhirnya mendapat tatapan sedikit kecewa dari taemin,

“eoh miane , pasti appanya sangat mirip ya dengan anak ini, oh ya kalau boleh”. Yeoja itu menatap yoogeun. “ bisakah adik kecil ini mengusap-usap perut ajumma, ajumma lagi mengandung adik kecil, ajuma ingin adik kecil ajumma mirip kamu sayang” kata yeoja itu ramah , dibarengi dengan senyum dari namja yang berada di sebelahnya

“ne, yoogeun , pegang ya perut ajuma itu” suruh sulli yang membantu mengarahkan tangan yooogeun keperut yeoja itu, setelah itu pasangan itupun berterimakasih dan berpamitan, yoogeun masih terlihat bingung dengan apa yang terjadi, dia tak mengerti maksud dari ajumma tadi, sulli hanya terkekeh melihat wajah bingung anaknya , sedang taemin sedikit kecewa melihat sulli yang menjelaskan secara gamblang keadaan sebenarnya (lho kok taemin oppa marah, toh itu kenyataan yang sebenarnya kok, choi yoogeun adalah anak dari choi sulli dan choi minho. kenapa dia kecewa jangan-jangan taemin oppa masih suka ya sama sulli dan berharap sulli dan yoogeun bisa menjadi miliknya, wah,  wah gawat badai hehehe)

To be countinue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar