Minggu, 10 Maret 2013

Just for you (sequel dari our children) Chapter 3



Author : Linda

Main cast : Choi Minho
Choi Jin Ri a.k.a Sulli
Choi Yoogeun

Siders  : lee taemin dan kwon yuri

Eskpresi wajah dokter itu terlihat sangat memilukan, dokter itupun memulai jawabanya dengan mengelengkan kepalanya dan menepuk-nepuk bahu minho,  “anda harus ikhlas , tuan choi minho , , , , , , ,”

“apa maksud anda dok?”,

“istri anda keguguran, usia kandungannya baru 2 minggu. Anda masuklah, istri anda sudah siuman dan dia pasti sangat membutuhkan anda saat ini” ujar dokter lalu meninggalkan minho

Minho membuka pintu pembatas dia dan sulli saat ini, bisa minho lihat sulli sedang duduk di ranjang rumah sakit.  sulli menangis tanpa mengeluarkan suara

“sulli ah , “ ucap minho

“jangan mendekat” ucap sulli pada minho, tapi matanya masih menatap lurus kedepan, ia tidak memperdulikan minho, tapi minho mengabaikan ucapan sulli, minho terus mendekat

“sulli ah, aku sungguh minta maaf aku , , “

“aku keguguran , disaat usia kandunganku baru 2 minggu . . !! “ ujar sulli yang memotong ucapan minho tadi. Sulli menatap tajam mata minho, saat ini sulli sangat membenci minho

“sulli ah ,aku , “

“keluar , “

“sulli  . .

“KELUAR , . .” teriak sulli dengan air mata yang terus mengalir dari mata cantiknya

Minho tak bisa berkata apa-apa lagi, ia langkahkan kakinya keluar dari ruangan itu, berat rasanya melihat sulli seperti itu, dia telah melukai hati sulli di tambah lagi sulli keguguran akibat ulahnya.

hati siapa yang tidah sakit melihat suaminya kepegrok selingkuh, memukul orang yang tidak bersalah, mendorong dirinya hingga terluka dan parahnya lagi akibatnya sulli harus mengalami keguguran

“Suli ah gwenchana?” tanya taemin dengan wajah yang sangat cemas, pagi-pagi saat ia mendengar sulli masuk rumah sakit dan keguguran , taemin langsung saja bergegas kerumah sakit

“ne oppa , oppa tau dari mana aku masuk rumah sakit?” tanya sulli sambil mencoba mengubah posisinya menjadi duduk. Taemin membantu sulli meletakkan bantal di belakang punggung sulli agar ia bisa menyenderkan punggungnya dengan nyaman

“gomawo taemin oppa” sulli tersenyum

“ne, , oppa tau dari vic eonni, dia di beri kabar oleh minho hyung” ketika taemin menyebutkan nama “minho” , sulli langsung memalingkan wajahnya

“oppa jangan sebut nama namja itu lagi”

Taemin baru menyadari kalau sulli baru keguguran , apalagi keguguran ini terjadi saat minho dan sulli sedang ada masalah

“eoh ya, kata dokter kau keguguran? Berapa usia kandunganmu, apa kau tak tau kau sedang mengandung?” tanya taemin hati-hati ia tak ingin melukai perasaan sulli

“ani oppa, aku tidak tau kalau aku sedang mengandung , ,”sulli masih belum bisa menatap taemin, air matanya kembali jatuh. “ aku benar-benar tidak tau oppa , sungguh , hiks, ,hiks, mian , mianae,” tangis sulli semakin menjadi-jadi, taemin mencoba menenangkan sulli dengan membelai rambut sulli

Gwencana ne!! , ,karena tangisan sulli tak kunjung berhenti, taemin pun memeluk sulli dan mengusap-usap punggung sulli

“sudah lah sulli ah, tidak apa-apa ini bukan salahmu” taemin menepuk-nepuk pelan bahu sulli, sullipun membalas pelukan yang di berikan oleh taemin, sulli benar-benar kacau dia masih terpukul atas kegugurannnya itu

“Ajushi , ,” teriak anak kecil dari arah pintu, taemin pun segera melepaskan pelukannya pada sulli, sulli segera menghapus air mata

Minho pov’s

Pagi-pagi yoogeun sudah menangis mencari eommanya, awalnya yoogeun menolak untuk aku gendong tapi setelah aku bujuk, dan aku berikan sedikit pengertian akhirnya yoogeun mau juga aku gendong

“appa, apa eomma sakit?” tanya yoogeun , aku hanya tersenyum pada anakku ini

“appa, eomma di ruangan ini ?”tanya yoogeun lagi saat kami sudah sampai didepan pintu kamar inap sulli, ketika aku ingin membuka pintu itu , dari dalam ruangan itu terdengar ada suara namja yang sangat aku kenal, untuk menghilangkan kecurigaanku akupun dengan pasti membuka pintu itu, dan benar aku mengenal namja itu, namja itu lee taemin

“ajushi” yoogeun memanggil taemin

Taemin segera melepas pelukannya pada sulli dan bisa terihat sulli yang sedang menyeka air matanya, aku tau sulli pasti sedang mencurahkan sakit hatinya pada taemin yang sudah ia anggap oppanya sendiri, ya taemin memang sangat dekat

Aku melangkahkan lagi kaki menghampiri istriku

“eomma , ,” aku menurunkan yoogeun di ranjang sulli, sulli langsung meraih yoogeun kedalam pelukannya, sulli memeluk erat-erat yoogeun, aku hanya bisa menatap lirih sulli dan mencoba menahan air mataku

Sulli pov’s

Sekarang ini hanya taemin oppa yang bisa menenangkan ku dari dulu, selain minho oppa, taemin oppalah yang mampu membuatku tenang kalau aku sedang dalam kepanikan, ketakutan atau dalam kesedihan.

“ajushi “ aku mendengar suara yoogeun dan itu benar, yoogeun datang bersama minho oppa, aku segera menyeka air mataku aku tak ingin minho oppa melihatku menangis

“eomma” minho oppa menurunkan yoogeun disampingku, aku segera memeluk yoogeun erat-erat hinga aku tak sadar air mataku kembali jatuh

“eomma, kenapa eomma menagis? , eomma sakit ya?” yoogeun menyentuh keningku, dengan telapak tangannya yang mungil

“eomma tidak apa-apa sayang, eomma Cuma sedih tidak bertemu dengan yoogeun dari semalam” aku kembali memeluk anakku ,”yoogeun tidak kangen dengan eomma, eoh?” tanyaku sambil membelai rambut yoogeun. aku mlirik sekilas minho oppa yang ternyata sedang memandangiku

“ne, eomma tentu saja yoogeun kangen eomma, eomma?” yoogeun melepaskan pelukkanku dan menatapku , yoogeun sangat lucu

“ne , sayang?”

“tadi malam yoogeun mimpi , yoogeun mimpi punya adik kecil ,dia sangat cantik sekali eomma”

Aku menatap miris anakku, aku segera memeluk kembali anakku , memeluknya lebih erat lagi

“eomma, ayo belikan yoogeun adik kecil yang cantik” lagi-lagi yoogeun melepas pelukkanku dan melihat kearah appanya. “ appa, , yoogeun tak mau mempunyai robot power lagi, yoogeun Cuma mau adik kecil yang cantik , ne , belikan ya appa?”, aku lihat minho hanya menatap yoogeun tanpa ada jawaban.,

“appa, kenapa diam ,appa tidak mau mau membelikannya eoh , ya sudah kalau begitu” yoogeun melirik taemin oppa yang berada di sebelah minho oppa. “ ajushi ,taemin ajushi maukan memberikan yoogeun adik kecil yang cantik ?”

“mw . .mwo ?” taemin oppa tampak terkejut, ia membulatkan matanya

“yoogeun ah” ucap minho oppa yang sudah membelalakan matanya sama seperti taemin oppa

“akupun sama shocknya dengan minho oppa dan taemin oppa”ucapku dalam hati, akupun memandangi yoogeun tanpa berkedip

Author pov’s
Sulli, minho dan taemin terkejut mendengar apa yang dikatakan yoogeun, memang diusia yoogeun yang masih kecil , yoogeun belum tau apa-apa soal membuat adik kecil (?) tapi ucapan yoogeun itu cukup membuat atmosfir ruangan itu berbeda

To be countinue


Tidak ada komentar:

Posting Komentar