Author
: Linda
Main
cast : Choi Minho
Choi Jin Ri a.k.a Sulli
Choi Yoogeun
Siders : lee taemin dan kwon yuri
Eskpresi
wajah dokter itu terlihat sangat memilukan, dokter itupun memulai jawabanya
dengan mengelengkan kepalanya dan menepuk-nepuk bahu minho, “anda harus ikhlas , tuan choi minho , , , ,
, , ,”
“apa
maksud anda dok?”,
“istri
anda keguguran, usia kandungannya baru 2 minggu. Anda masuklah, istri anda
sudah siuman dan dia pasti sangat membutuhkan anda saat ini” ujar dokter lalu
meninggalkan minho
Minho
membuka pintu pembatas dia dan sulli saat ini, bisa minho lihat sulli sedang
duduk di ranjang rumah sakit. sulli menangis
tanpa mengeluarkan suara
“sulli
ah , “ ucap minho
“jangan
mendekat” ucap sulli pada minho, tapi matanya masih menatap lurus kedepan, ia
tidak memperdulikan minho, tapi minho mengabaikan ucapan sulli, minho terus
mendekat
“sulli
ah, aku sungguh minta maaf aku , , “
“aku
keguguran , disaat usia kandunganku baru 2 minggu . . !! “ ujar sulli yang
memotong ucapan minho tadi. Sulli menatap tajam mata minho, saat ini sulli
sangat membenci minho
“sulli
ah ,aku , “
“keluar
, “
“sulli . .
“KELUAR
, . .” teriak sulli dengan air mata yang terus mengalir dari mata cantiknya
Minho
tak bisa berkata apa-apa lagi, ia langkahkan kakinya keluar dari ruangan itu,
berat rasanya melihat sulli seperti itu, dia telah melukai hati sulli di tambah
lagi sulli keguguran akibat ulahnya.
hati
siapa yang tidah sakit melihat suaminya kepegrok selingkuh, memukul orang yang
tidak bersalah, mendorong dirinya hingga terluka dan parahnya lagi akibatnya
sulli harus mengalami keguguran
“Suli
ah gwenchana?” tanya taemin dengan wajah yang sangat cemas, pagi-pagi saat ia
mendengar sulli masuk rumah sakit dan keguguran , taemin langsung saja bergegas
kerumah sakit
“ne
oppa , oppa tau dari mana aku masuk rumah sakit?” tanya sulli sambil mencoba
mengubah posisinya menjadi duduk. Taemin membantu sulli meletakkan bantal di
belakang punggung sulli agar ia bisa menyenderkan punggungnya dengan nyaman
“gomawo
taemin oppa” sulli tersenyum
“ne,
, oppa tau dari vic eonni, dia di beri kabar oleh minho hyung” ketika taemin
menyebutkan nama “minho” , sulli langsung memalingkan wajahnya
“oppa
jangan sebut nama namja itu lagi”
Taemin
baru menyadari kalau sulli baru keguguran , apalagi keguguran ini terjadi saat
minho dan sulli sedang ada masalah
“eoh
ya, kata dokter kau keguguran? Berapa usia kandunganmu, apa kau tak tau kau
sedang mengandung?” tanya taemin hati-hati ia tak ingin melukai perasaan sulli
“ani
oppa, aku tidak tau kalau aku sedang mengandung , ,”sulli masih belum bisa menatap
taemin, air matanya kembali jatuh. “ aku benar-benar tidak tau oppa , sungguh ,
hiks, ,hiks, mian , mianae,” tangis sulli semakin menjadi-jadi, taemin mencoba
menenangkan sulli dengan membelai rambut sulli
Gwencana
ne!! , ,karena tangisan sulli tak kunjung berhenti, taemin pun memeluk sulli
dan mengusap-usap punggung sulli
“sudah
lah sulli ah, tidak apa-apa ini bukan salahmu” taemin menepuk-nepuk pelan bahu
sulli, sullipun membalas pelukan yang di berikan oleh taemin, sulli benar-benar
kacau dia masih terpukul atas kegugurannnya itu
“Ajushi
, ,” teriak anak kecil dari arah pintu, taemin pun segera melepaskan pelukannya
pada sulli, sulli segera menghapus air mata
Minho
pov’s
Pagi-pagi
yoogeun sudah menangis mencari eommanya, awalnya yoogeun menolak untuk aku
gendong tapi setelah aku bujuk, dan aku berikan sedikit pengertian akhirnya
yoogeun mau juga aku gendong
“appa,
apa eomma sakit?” tanya yoogeun , aku hanya tersenyum pada anakku ini
“appa,
eomma di ruangan ini ?”tanya yoogeun lagi saat kami sudah sampai didepan pintu
kamar inap sulli, ketika aku ingin membuka pintu itu , dari dalam ruangan itu terdengar
ada suara namja yang sangat aku kenal, untuk menghilangkan kecurigaanku akupun
dengan pasti membuka pintu itu, dan benar aku mengenal namja itu, namja itu lee
taemin
“ajushi”
yoogeun memanggil taemin
Taemin
segera melepas pelukannya pada sulli dan bisa terihat sulli yang sedang menyeka
air matanya, aku tau sulli pasti sedang mencurahkan sakit hatinya pada taemin
yang sudah ia anggap oppanya sendiri, ya taemin memang sangat dekat
Aku
melangkahkan lagi kaki menghampiri istriku
“eomma
, ,” aku menurunkan yoogeun di ranjang sulli, sulli langsung meraih yoogeun
kedalam pelukannya, sulli memeluk erat-erat yoogeun, aku hanya bisa menatap
lirih sulli dan mencoba menahan air mataku
Sulli
pov’s
Sekarang
ini hanya taemin oppa yang bisa menenangkan ku dari dulu, selain minho oppa,
taemin oppalah yang mampu membuatku tenang kalau aku sedang dalam kepanikan,
ketakutan atau dalam kesedihan.
“ajushi
“ aku mendengar suara yoogeun dan itu benar, yoogeun datang bersama minho oppa,
aku segera menyeka air mataku aku tak ingin minho oppa melihatku menangis
“eomma”
minho oppa menurunkan yoogeun disampingku, aku segera memeluk yoogeun erat-erat
hinga aku tak sadar air mataku kembali jatuh
“eomma,
kenapa eomma menagis? , eomma sakit ya?” yoogeun menyentuh keningku, dengan telapak
tangannya yang mungil
“eomma
tidak apa-apa sayang, eomma Cuma sedih tidak bertemu dengan yoogeun dari
semalam” aku kembali memeluk anakku ,”yoogeun tidak kangen dengan eomma, eoh?”
tanyaku sambil membelai rambut yoogeun. aku mlirik sekilas minho oppa yang
ternyata sedang memandangiku
“ne,
eomma tentu saja yoogeun kangen eomma, eomma?” yoogeun melepaskan pelukkanku
dan menatapku , yoogeun sangat lucu
“ne
, sayang?”
“tadi
malam yoogeun mimpi , yoogeun mimpi punya adik kecil ,dia sangat cantik sekali
eomma”
Aku
menatap miris anakku, aku segera memeluk kembali anakku , memeluknya lebih erat
lagi
“eomma,
ayo belikan yoogeun adik kecil yang cantik” lagi-lagi yoogeun melepas
pelukkanku dan melihat kearah appanya. “ appa, , yoogeun tak mau mempunyai robot
power lagi, yoogeun Cuma mau adik kecil yang cantik , ne , belikan ya appa?”,
aku lihat minho hanya menatap yoogeun tanpa ada jawaban.,
“appa,
kenapa diam ,appa tidak mau mau membelikannya eoh , ya sudah kalau begitu”
yoogeun melirik taemin oppa yang berada di sebelah minho oppa. “ ajushi ,taemin
ajushi maukan memberikan yoogeun adik kecil yang cantik ?”
“mw
. .mwo ?” taemin oppa tampak terkejut, ia membulatkan matanya
“yoogeun
ah” ucap minho oppa yang sudah membelalakan matanya sama seperti taemin oppa
“akupun
sama shocknya dengan minho oppa dan taemin oppa”ucapku dalam hati, akupun
memandangi yoogeun tanpa berkedip
Author
pov’s
Sulli,
minho dan taemin terkejut mendengar apa yang dikatakan yoogeun, memang diusia
yoogeun yang masih kecil , yoogeun belum tau apa-apa soal membuat adik kecil
(?) tapi ucapan yoogeun itu cukup membuat atmosfir ruangan itu berbeda
To
be countinue

Tidak ada komentar:
Posting Komentar