Author : @linda
Main
cast : Choi Minho
Choi
sulli
Lee taemin
Yoo seung ho
Siders
:
Choi jung woo a.k.a park yoochun dan lee
soo yeon a.k.a park min young
Choi joon wo a.k.a song jung ki
Jang geun seuk , han ga in dan choi jiwon
Choi siwon dan jung nara
Lee yo woon dan Lee min hoo
Kim jaejoong dan song hye gyo
“tok, , tok , tok , ,” aissh, siapa itu apa
dia tidak tau kalau aku sedang sibuk “ gerutu minho . “ne, , “ dengan berat akhirnya
minho mempersilahkan tamunya masuk
“permisi , , “ ujar sulli dengan
menyelinapkan kelapanya di pintu yang sedikit terbuka
“eoh, sulli ah , “ ujar minho seraya
berdiri dan tersenyum
“oppa , kau sibuk ?, kalau kau sibuk aku
akan pulang”
“aniyo “ minho segera menutup laporan
kerjanya, “masuk lah”
“ne, , “ sulli masuk dengan membawakan
kotak yang berisikan bekal yang ia buat tadi dirumah
“igo mwoya ?” tanya minho yang melihat
kotak bekal itu
“karena , kau tidak bisa keluar untuk makan
siang, jadi aku bawakan kau bekal oppa” jawab sulli, sekarang sulli mengalami
perubahan yang segnifikan , ia mulai menjadi sesosok yeoja yang ceria dan murah
tersenyum , tentu saja ia mulai berubah seperti ini semenjak kenal dengan
namjachingunya sekarang yaitu Choi Minho
“makanlah , , “ sulli tersenyum pada minho
yang sedang memperhatikan sulli menyiapkan makan siang untuknya
“apakah kau yang membuat ini semua?”
Sulli mengangguk , “tentu saja”
“baiklah , selamat makan “ minho memulai
mencoba satu persatu jenis masakan yang
sulli masak untuk dirinya
“emm, , ,mashita, , , daebak , “ ujar minho
disela-sela kunyahannya (?), dengan lahap minho menambah lagi isi dalam
mulutnya, hingga tak ada lagi ruang di mulutnya, “uhuk , uhuk , “ minho
tersedak.
“oppa, ,pelan-pelan,, , , “ ujar sullli
yang khawatir lalu menuangkan segelas air untuk namja chingu tercintanya,
sedangkan minho hanya menepuk-nepuk dadanya yang sesak karena sulit menelan ,
“aisshh, kau ini “ gumam sulli
Direstoran
terkenal di korea
“hmm, aku ingin pesananku ini segera
disajikan “ ujar wanita paruh baya itu
“baik nyonya, kami akan melakukan yang
terbaik, permisi” ujar pelayan itu sebelum pergi
“hmm, sudah berapa lama aku tak menginjakkan
kaki ku di korea ya ,, “ tanyanya sediri
“eoh ,ia sepertinya aku lupa untuk
menghubungi seseorang disini” ujarnya sambil mencari kontak nama di layar
i-phonennya
“eoh , ,yeoboseyo , ,jang geun seuk , , “
ujar wanita itu dengan wajah yang menyeringai seperti vampir yang menemukan
mangsanya
Rumah
seung ho
Seung ho sedang duduk melamun diruang
kerjanya, entah apa yang ia pikirkan
“presedir yoo” panggil sekretaris seung ho,
yang membuat ia lepas dari lamunannya
“wae , “
“saya baru dengar kabar kalau han ga in
wafat, karena kebutuhan darah dalam tubuhnya yang tak bisa terpenuhi, ia
kekurangan sangat banyak darah dan tak ada pendonor yang sesuai dengan
darahnya, stock darah untuk golongan darahnya juga sedang kosong , “
“eoh begitu, pergilah , , ” usir seung ho,entah harus bahagia atau
sedih , seung ho juga bingung , “apakah benar ia ibuku?” ujar seung ho dalam
hati, tak terasa air matanya jatuh membasahi pipi putihnya.
“mwo , ?, han ga in meninggal ?, ba,
,bagaimana bis, , ( belum menyelesaikan ucapannya gaeun seuk teringat saat
seung mendorong han ga in sehingga kepalanya membentur besi) eoh , baiklah ,
,” geun seuk sedang bicara dengan sekretarisnya
melalui sambungan telpon kantornya
“,,,,,,,,”
“ne, , tidak perlu, aku yang akan pergi
melihat sendiri pemakamannya “ ujar geun seuk yang segera menutup pembicaran
dan meraih kunci mobilnya, tapi langkahnya terhenti saat i-phone disaku celananya
bergetar , ,”eoh ,” geun seuk
mengerutkan dahinya, , “yeobosenyo ,
nuguya, , “
“eoh , ,yeoboseyo , ,jang geun seuk ,”
jawab sambungan itu
“nugu ya . “ geun seuk mengulanginya lagi ,
“aissssh , berapa minggu kita tak
berhubungan, kau sudah lupa dengan suaraku ,baiklah ,aku adalah orang yang
membantu untuk mendapatkan kekuasaan terbesar dari group shinwa, jadi ,
sekarang kau ingat aku , , “
Mata geun seuk tiba-tiba membulat, ia mulai
ingat dengan siapa dia bicara. “ neo , yo woon ah ?” dengan nada tak percaya
“haha, akhirnya , ,oh ya bisa kau pesan
satu apartement untuk ku dikorea, ,kau sudah tau kan aku akan kekorea ? “ ujar
yo woon santai
“mwo , ? korea ? kau sekarang dikorea ?, Wa ,wae, , ? “
“sepertinya aku tak perlu lagi menjawab
pertanyaanmu, karena kau sudah tau apa yang akan aku jawab , ne , ,!, baiklah,
hubungi aku sebentar lagi, aku mau makan siang dulu , bye jang geun seuk , “
lee yo woon memutuskan sambungannya. Wajah geun berubah menjadi risau, ia tak
tau apa yang akan terjadi kalau lee yo woon mengatakan kebenarannya
“eoh , ,kenyang, , “ minho mengusap – usap
perutnya, , sulli tersenyum
Tiba-tiba , ,
“Hyung , , “ seung ho masuk seperti biasa
tanpa mengetok pintu terlebih dahulu, minho dan sulli serentak melihat kearah
seung ho
“sepertinya, aku harus menyewa keamanan
khusus untuk menjaga pintu itu “ ujar minho seolah menyudutkan seung ho
“eoh, anda choi sulli , , “ ujar seung ho
yang terkejut saat ia lihat sulli sedang duduk bersebelahan dengan minho, tapi
wajah sulli berubah menjadi masam saat tau kalu seung ho yang datang
Minho melihat seung ho dan sulli secara
bergantian ia, tau yeojanya tak suka dengan kedatangan seung ho, minho segera
berdiri dan menarik seung ho keluar dari ruangannya
“yah, hyung kenapa kau menarikku keluar”
“hyung, tak suka kalau kau selalu tak sopan
begini, bisakan kau ketok pintu dulu sebelum masuk” ujar minho yang sedikit
terbawa emosi
“baiklah , miane,, ‘ ujar seung ho
“hmmm, ada apa?” tanya minho
“ani, aku ingin mengajak hyung makan siang
diluar, karena sudah lama kita tak bicara”
“maaf seung ho, hyung barusan makan siang ,
bersama dengan sulli”
Wajah seung ho tiba-tiba berubah,ia tak
suka minho dekat dengan sulli. “hyung, ada hubungan apa kau dengan sulli ?”,
wajah seung ho berubah menjadi serius
“hmm, mian hyung baru memberitahumu, hyung
sudah menjalin hubungan dengan sulli” ujar minho seraya menepuk bahu seung ho,
seung ho menatap tangan minho yang sedang berada dibahunya, lalu dengan cepat
ia geser tangan minho , hingga terlepas dari bahunya
“baiklah hyung, aku pergi” ujar seung ho
dengan mata yang ia tajamkan pada minho, “aku harap kalian bisa bahagia” dengan
wajah yang datar dan segera berbalik menjauh dari minho
“ada apa dengan anak itu , ,” gumam minho
dalam hati, lalu segera kembali masuk keruangannya dan melihat sulli dengan
wajah cemasnya
“yah ,yah ,kau kenapa chagiya, , ?“ ujar minho seraya duduk disebelahnya
“entahlah , oppa, aku pulang ya, aku harus
pergi kekantor” ujar sulli sambil menenteng tasnya
“wae, ,?”
“lanjutkan saja pekerjaan mu , sampai
jumpa” ujar sulli yang segera meninggalkan ruangan minho
,”yah , chagiya, “ teriak minho, tapi sulli
tak menoleh ia terus pergi hingga hilang di balik pintu
“hmmm, “ minho menarik napas sambil melihat
kotak bekal yang masih tertinggal dimejanya
Flash back
Saat minho menarik seung ho keluar,
i-phonenya sulli bergetar, dan ternyata itu dari detektif yang ia sewa untuk
menyelidiki seseorang “yeoboseyo
detektif cho, wae , ada informasi baru?” tanyanya dengan antusias. “direktor
choi, yeoja itu sudah pergi dari california, jejaknya menghilang setelah saya
menemukan tempat tinggalnya di california!”. “mwo?, yeoja itu sudah tidak
berada di california, dimana dia sekarang ?” tanya sulli, dengan mata yang
sudah membesar, “hmm, kita bicara di kantorku saja, kita bertemu disana”.ucap
sulli selanjutnya. “ye, direktur”. “baiklah , “ sulli memutuskan sambungannya,
matanya berputar-putar memikir kan sesuatu “bagaimana ini kalu aku kehilangan
jejak , “ ujarnya dalam hati , tak lama minho masuk, ia segera pamit pergi
Flashback end
“dia sudah tidak berada dicalifornia, saya
belum menemukan keradaannya sekarang, tapi “ kyuhyun memberikan selembar kertas
pada sulli , “ini beberapa informasi tentang wanita itu , “. “namanya , “. “ Permisi , , “.sulli menoleh. “minho
oppa?” ujar sulli pelan dan langsung meraih kertas tadi dan menyimpannya di
laci, “hmm, anda boleh pergi” ujar sulli pada detektif cho, “baiklah” kyuhyun
membungkuk dan segera berlalu, minho tak begitu memperdulikannya, karena minho
pikir namja itu adalah rekan kerja sulli
“wae oppa?” tanya sulli, “ani, aku hanya
khawatir saja kau meninggalkanku dengan wajah seperti tadi, ada apa, ada
masalah ?” tanya minho sembari melangkah mendekati sulli, “aniyo ,oppa , “ ujar
sulli , “eoh ya tadi juga kakek menyuruhku untuk mengajakmu kekantornya, aku
tak tau juga apa yang mau dibicarakan “ ujar mihno, “kalau kau tak sibuk ,bisa
kita pergi sekarang?” ucap minho lagi, sulli sedikit ragu untuk menjawab,
karena ia juga tak sabar untuk membaca informasi yang diberikan oleh kyuhyun
itu, sulli berulangkali melirik lacinya , “ada apa dengan laci itu?” tanya
minho lagi yang mendekat dan hendak membuka laci meja sulli, tapi dengan cepat
sulli meraih tangan namjanya dan berdiri “ baiklah kita pergi sekarang” ujar
sulli seketika yang mengejutkan minho, “eoh , ne, ,baiklah “
“kakek , , “ ujar sulli dengan senyuman
manisnya “eoh, kalian sudah datang kemarilah , ,” ujar presedir choi yang
melihat sulli datang bersama minho sesuai dengan permintaannya tadi pada minho
“ada apa kek?” tanya sulli to the point , “eoh ini, , “ presedir choi mengambil
sebuah kotak kecil yang sudah ia siapakan tadi “ yogi , ,” sulli langsung
mendekat di ikuti minho dan meraih kotak kecil yang indah itu, “apa ini kek ? “
sulli memutar-mutar kotak itu, “kalau kau putar, kau tidak akan tau , sekarang
bukalah “ perintah presedir choi, sulli mengangguk dan membukanya “huaaaa,
neomu kyoepta “ sulli terpanah melihat sepasang cicin di dalam yang sangat
cantik , sangat indah, terdapat berlian berwarna biru sapir ditengahnya tapi
tidak terlalu mencolok , malah sangat indah dipadang mata. Minho melihat wajah
sulli yang sepertinya sangat menginginkan cincin “ aku harus mencari cincin
seperti itu “ ujar minho dalam hati seraya tersenyum . “kakek, apakah kakek
ingin melamar seorang yeoja ?” tanya sulli tiba-tiba yang langsung membuat mata
minho dan presedir choi membulat menatap sulli , “yah, kau ini bicara apa , “
ujar presedir choi, minho terkekeh kecil melihatnya , “itu untuk kalian berdua
pakailah “. Ucap presedir choi meluruskan salah paham tadi, “MWO , ,?” ujar
sulli dan minho bersamaan , “wae , , kalian jangan melihatku seperti itu” ujar
presedir choi yang mendapatkan pandangan tak percaya dari cucu-cucunya itu
“kakek, tapi ini sangat mahal , ,” ujar minho, “yah, kau pikir aku tak mampu
memberikan yang lebih mahal dari itu untuk kalian ” ujar presedir yoo yang
merasa seperti diremehkan oleh minho, “maksud minho oppa, bukan seperti itu
kakek “ sulli membela, “kakek, seharusnya aku yang membeliakan cincin itu untuk
sulli , ak , , “. “tapi aku hanya ingin memberikan hadiah untuk kalian berdua,
apa aku salah , memberikan kado untuk cucu-cucuku ?” minho dan sulli saling berpandangan
lalu menghela napas, percuma mau mengadu pendapat dengan presedir choi, karena
tidak akan pernah menang, “baiklah, minho ,, pakaikan cicin itu kejari manisnya
sulli dan sulli lakukan hal itu juga pada minho” perintah presedir choi, minho
dan sulli saling bertatapan dan tersenyum malu, tapi dengan pasti dan yakin
minho pasangkan cicin itu pada jemari sulli “huaah, sangat pas , “ ujar sulli sambil
mengerak-gerakan tangannya merasakan kalau cincin itu sangat cocok dan pas ditanganya,
presedir choi hanya tersenyum melihatnya, sekarang giliran sulli yang
memasangkan cincin di tangan minho dan hasilnya sama cincin itu sangat pas di
jari manis minho, minho dan sulli terlihat sangat bahagia, , “ kalian tau , itu
cincin milik siapa?” ujar presedir choi tiba-tiba, “itu adalah cincin dari choi
jung woo dan lee soo yeon, ibu dan ayah dari min joon cucuku, , aku tak
menyangka kalau sepasang cincin itu sangat cocok dan pas di jari kalian berdua
“ tiba-tiba wajah presedir choi murung,” dulu, lee soo yeon dan jung woo pernah
mengatakan padaku akan memberikan cincin mereka saat kau , sulli dan min joon
bertunangan secara resmi” mata presedir choi mulai berkaca-kaca, sulli tak tega
melihat itu langsung memeluk presedir choi yang sudah seperti kakeknya sendiri,
“kakek , ,” ujar sulli seraya mengusap
punggung presedir choi, “ minho ah ?” ujar presedir choi yang melihat minho
menundukan kepalanya , “ kau harus menjaga cucuku ini, aku telah mempercayaimu
minho , lebih dari diriku sendiri” ujar presedir choi, “ye, saya mengerti
presedir choi,saya tidak akan pernah mengecewakan anda dan sulli, saya berjanji”
ujar minho mantap, “baiklah” presedir choi melepaskan pelukkan sulli ,
“sekarang pergilah kalian kepemakaman ayah dan ibu min joon, minta restu mereka
, sekaligus pada da hae, , “ minho dan
sulli mengangguk mengerti “baiklah kakek , kami pergi dulu, “ ujar sulli yang
sekarang sudah disebelah minho, minho tersenyum dan mengangguk lalu meraih
tangan sulli mengandengannya keluar dari ruangan kerja presedir choi.
Tibalah minho dan sulli dipemakaman choi
jung woo ,lee soo yeon, dan jang da hae, tak sedetikpun minho melepaskan tautan
tanyannya pada sulli, mereka berjalan perlahan menuju tumpukan tanah yang
berisikan jasad orang-orang yang paling sulli sayangi itu .
sesampainya di depan nisan, jung woo, soo
yeon dan da hae, air mata sulli kembali jatuh
“ajushi, ajumma, da hae ah. Aku datang , ,
apa kabar, maaf aku baru bisa datang lagi kemari” ujar sulli , minho hanya
menatap sulli kasihan
“oppa, “ sulli menatap minho, seolah
mengerti tatapan sulli minho pun segera bicara
“annyeonghasimnikka ajumma, ajushi dan da
hae , saya choi minho , “
“ajumma,,, miane, , hiks, , “ teteasn air
mata itu tiba-tiba menjadi lebih deras hingga terjadi isakan yang terdengar
dari mulut sulli, dengan cepat minho memeluk sulli, mencoba menenangkan dan
menabahkan hati sulli , “gwenchana oppa” sulli melepaskan pelukkan minho dan
kembali menatap 3 tumpukan tanah di hadapannya, “ajumma, ajushi dia adalah namjachinguku,
dan juga maafkan aku belum bisa membawa min joon oppa dan penjahat itu
kehadapan kalian” ujar sulli, minho terkejut mendengar kata penjahat “apa
maksudmu , , penjahat sulli ah ?” tanya minho, “oppa, sepertinya aku harus
menceritakkan penyebab dari kecelakaanku bersama ajumma dan ajushi” sulli
membuka tas nya dan menunjukkan gelang berbentuk akar yang melingkar pada
minho, “ini , pemilik gelang ini yang telah menyebabkan mobil yang kami
tumpangi menabrak pohon dan menyebabkan ajumma dan ajushi meninggal dunia , , “
mata minho seakan mau keluar, ketika melihat gelang itu . tiba-tiba angin
kencang berhempus, menyingkap poni sulli yang selalu rapi berada di keningnya
seolah menunjukan sesuatu, mata minho pun langsung tertuju pada luka bekas jahitan
yang berada di kening sebelah kanan sulli “ it, , itu , , “ minho terbata
sambil menunjuk bekas luka itu, “ini , ,” jawab sulli sambil meraba keningnya ,
“ ini bekas luka akibat kecelakaan 17 tahun yang lalu itu”
To, be countinue

daebak eonni ^^ lanjutannya ditunggu ya
BalasHapus