Jumat, 03 Mei 2013

(FF) i don’t need a man (part 2)


Judul :
(FF) i don’t need a man (part 2)

Author : linda

Main cast : Choi Jinri / Choi Sulli
                     Choi Minho
                     Oh sehun
                     Choi tae joon ( OC )

Siders :  han ji eun ( OC )
             Choi Min Bel
             Lee taemin
             Choi Minrin
            DLL

Sampainya dirumah , jinri tanpa sepatah katapun masuk kedalam kamar
“eonni , ,eonni, kau marah denganku eoh?  miane , “ sulli benar-benar menyesal mengatakan hal yang membuat eonninya sangat marah seperti ini, ia tak bermaksud mengungkit masa lalu yang pahit itu.karena tak ada sahutan dari dalam akhirnya dengan lemas ia kembali kekamarnya

Jinri pov
Aku hanya bisa menangis ketika aku mengingat kedua namja bajingan itu, yang pertama adalah appaku dan yang kedua adalah namja yang telah membuat hidupku benar-benar hancur seperti ini. Aku mengatakan hal demikian karena aku punya alasan ku sendiri . 4 tahun yang lalu appaku, dia namja yang tega mengkhianati perasaan cinta eomma yang begitu tulus, bahkan sampai akhir hidupnya eommaku sama sekali tak mengatakan kalau dia menyesal telah menikah dengan appaku, walaupun appa sudah sangat sering berselingkuh di depan mata eomma, eomma selalu saja sabar hingga menjelang ajalnya eomma masih mempertahankan cintainya terhadap appaku, entahlah aku juga tak paham dengan eomma dan sekarang appaku tinggal bersama selingkuhannya dan aku benar-benar tak tau sekarang hidup appaku seperti apa dan aku tak mau tahu. lalu setelah appaku ada seorang namja lagi yang telah membuat masa depanku hancur ,dia bernama Lee taemin, dia mengatakan hal-hal yang manis padaku hingga aku mempercayai semua perkataannya dan terbuai dengan sikapnya bahkan karena sangking percaya dengan cintanya aku rela memberikan semua  yang aku punya termasuk kehormatanku , tapi apa yang ia lakukan denganku setelah itu, ia menikah dengan anak pejabat yang bernama Choi minrin , dia pergi meninggalkan ku begitu saja dengan benih yang telah ia tanam dirahimku. Sudah berulang kali sulli menyuruhku untuk menemui taemin dan memintanya bertanggung jawab tapi aku menolaknya aku tak ingin mengemis cinta pada namja seperti dia lebih baik aku menanggung semua dosaku sendiri dan bertanggung jawab atas perbuatanku sendiri .

“eomma,,,,,,” itu , itu suara benih yang telah menjadi wujud malaikat kecil yang sangat lucu,ne 3 tahun setelah aku melahirkan pangeran kecilku aku memutuskan untuk jadi ibu tunggal dan berhenti kuliah lalu meneruskan usaha butik milik eommaku yang lumayan sukses hingga bisa menghidupi anakku , aku dan saudara kembarku sulli yang sudah kuliah semester akhir.  walaupun namja itu telah mengkhianatiku, tapi anak ini sama sekali tak bersalah ia terlahir akibat sikapku yang terlalu bodoh untuk mempercayai ucapan namja itu. Maka dari itu aku putuskan aku tidak akan pernah mempercayai namja lain, aku tak ingin namja lainnya dengan begitu mudah menipuku seperti namja brengsek itu menipuku

“eomma , ,apa kau didalam?” aku langsung beranjak dan membukan pintu untuk pangeran kecilku

“eomma” pangeran kecilku tersenyum , akupun segera mengendongnya dan tersenyum manis padanya , melupakan rasa sakit yang ada di hatiku walau aku tau rasa sakit ini tidak akan pernah hilang

“eomma, apakah eomma menangis ?” pasti ia melihat mataku yang sedikit memerah, dengan segera aku menggeleng tak ingin pangeranku kecilku khawatir melihat keadaanku

“aniya, tae joon ah mata eomma hanya sedikit perih, hmm kau sudah pulang kemana halmoni ji eun?” ji eun halmoni adalah tetangga rumah kami , ia sudah kami anggap sebagai eomma kedua kami, ia sangat baik pada kami , juga tae joon , tae joon sudah ia anggap seperti cucunya sendiri kebetulan anak-anaknya belum menikah semua masih sibuk dengan pekerjaannya di luar negri halmoni ji eun tinggal bersama anak bungsunya yang masih sekolah kelas 2 high school namanya choi min bel dia

“halmoni, mau menemui anaknya eomma makanya ia tae joon di antar pulang dengan min bel ajumma ” ujarnya polos,  sangat lucu ia sangat mirip denganku untung saja tak mirip dengan appanya

“eoh, kalau begitu kemana min bel ajumma aegy?

“sudah pulang eomma” jawabnya

“tadi eomma pergi dengan sulli ajumma ya, tae joon lihat dari jendela rumah halmoni, eomma bawa apa untuk tae joon?” tanya dengan eyes smile yang aku turunkan padanya

“aah, miane aegy eomma tak sempat beli apa-apa”

“ah, eomma , ,” tae joon mempoutkan bibirnya, pipinya yang tembam membuat wajahnya terlihat sangat mengemaskan dan membuat orang  ingin memcubit gemas pipi bakpaunya itu

“ah,,, miane aegy “ akupun ikut mempoutkan bibirku seperti tae joon dan sukses membuat tae jon tertawa melihat ekspresi wajahku

“tae joon ahhh,,,,,, “ aku dan tae joon menoleh kesumber suara itu, itu suara suli yang sedang melambaikan permen lolipop rasa coklat kesukaan tae joon

“aaaah,,,ajummmaaa” akupun langsung menurunkan tae joon, tae joon pun langsung belari kearah sulli dengan riangnya

Author pov’s
Tae joon dengan semangat berlari kearah ajummanya yang sangat mirip dengan eommanya itu “ajumma gomawo , ,” ujar yoogeun dengan senyum yang sumringah saat lolipop rasa coklat itu telah ia berada di tangan kanannya. sulli membelai lembut kepala keponakannya itu dengan eyes smile yang sama , ya mereka bertiga mempunyai eyes smile yang sama

“aegy, main dengan ajumma ne, eomma mau pergi kerja dulu “ setiap tengah hari sulli selaku owner butik, selalu datang kebutik untuk mengawasi kinerja pegawainya

“ne, eomma , ,”

“sulli, titip tae joon”

“ne, eonni , “ jinri hendak masuk kamar tapi “eonni,,” panggil sulli, jinri pun menoleh “wae?”.”miane , ,” ujar sulli.”gwenchana kau tak salah,,tapi eonni mohon jangan ungkit hal itu lagi , apa lagi di depan tae joon” sulli melirik tae joon yang sedang senyum-senyum melihat lolipopnya .”dia akan bahagia tanpa tau siapa kakeknya dan dimana ayahnya” ucap jinri lirih,sulli hanya menatap jinri dengan tatapan sedih , dia tak menyangka kakaknya yang lembut dan baik akan menerima ujian sebesar ini sehingga merubahnya 180 derajat seperti ini

--oo—
“hyung yeoja itu sangat menyebalkan” ujar sehun tiba-tiba memcahkan suasana di dalam mobil minho, minho yang tadinya fokus pada jalan raya sekarang membagi konsentrasinya pada sehun “ sudahlah sehun ah, kau juga tak boleh seperti itu pada yeoja , “ujar minho sambil sekilas melihat kearah sehun .”ah, hyung kau itu yang terlalu lembut dan baik pada yeoja jadinya ia mengijak-ngijakmu” sehun kembali kesal.”aniya, siapa bilang ia menginjak-nginjak hyung , ,dia hanya kesal karena hyung menabrak kembarannya” ujar minho sambil tersenyum ramah.

“aaah, kau memang terlalu sabar dan baik hyung makanya yeoja segan mendekatimu karena takut menyakiti hati malaikatmu itu” ujar sehun.

“ dan yeoja juga takut untuk dekat-dekat denganmu karena mereka takut kau bakal menelan mereka hidup-hipup haha ,, “.

”aissssh kau ini hyung,, sudahlah palli, dimana rumahmu, aku sudah lapar ini” ujar sehun sambil mengusap-ngusap perutnya .

”tenanglah,sebentar lagi sampai” .

“eoh ya hyung , berapa lama kau di korea apakah kau akan kembali ke paris setelah urusanmu di korea selesai” tanya sehun melupakan rasa laparnya

“hmm belum tentu kalau ada yang menahanku pergi, aku kan tetap disini”

“ahh, apa yang kau maksud itu calon istri?, haha, ne hyung cepatlah aku menikah dengan umurmu ini kau tak takut jadi namja tua”

Pletakk

“aisssh jinjjah appo hyung, perutku sudah sakit karena lapar dan sekarang aku menyakiti kepalku”

“makanya , umurku ini baru 24 tahun jadi apanya yang namja tua eoh?”

“hmm, kalau kau selalu sibuk dengan pekerjaanmu tak menutup kemungkinan kau menjadi namja tua hyunggggg  ,,,,” ujar sehun dengan memberi penekanan di ujung kalimatnya

“itu tidak akan terjadi” entah kenapa minho teringat wajah cantik saudara kembari , sulli dan jinri. Minho senyum-senyum gaje dan sehun hanya mengeritkan keningnya “hyung , apa yang sedang kau bayangkan ?, kenapa tingkahmu jadi aneh , senyum-senyum sendiri apa kau sakit” sehun meletakkan punggung tangannya di dahi minho, minho hanya diam dan masih senyum-senyum “tidak panas,,,” ujar sehun .”hyung kau tidak gila kan?” tanya sehun serius dan PLETAAK “ awwwww, “ minho menjitak kepala sehun lagi.”hyung, sekali lagi kau menjitak kepalaku, aku akan menghadiahkanmu 1 payung cantik” ujar sehun sembari mengusap daerah kepalanya yang masih sakit akibat jitakkan tangan minho.

Sulli pov
Aku sedang bermain dengan keponakanku yang sangat tampan ini Choi tae joon , nama yang di berikan oleh jinri eonni . “ajumma?” tae joon memecahkan lamunanku.”ne aegy?” aku tersenyum manis pada tae joon yang sedang memainkan mainan robotnya di lantai . “apakah eomma akan pulang malam lagi?”.”hmm, ajumma tidak tau aegy ,wae?”.”aniya , “ tae joon kembali melanjutkan mainnya, aku hanya tersenyum melihat tingkahnya yang polos itu .”bagaimana anak kecil selucu ini bisa mendapatkan nasib seperti ini, ya tuhan apa yang harus aku dan jinri eonni jawab kalau suatu saat nanti tae joon menanyakan keberadaan ayahnya” ujarku dalam hati. “ajumma” tae joon memannggilku lagi “ne aegy, ajumma disini?” aku menghampirinya dan duduk di lantai , tapi tiba-tiba tae joon berdiri dan memelukku , akupun sontak terkejut melihatnya “ada apa aegy?”.” Tae joon kangen dengan eomma, karena wajah eomma sama dengan ajumma jadi tae joon peluk ajumma” ujarnya , akupun semakin mempererat pelukkanku “ah, tentu saja sayang, ajumma juga eommanya tae joon, oh ya besok ajumma pergi kuliah jadi tae joon dengan halmoni lagi ya” ujarku.

 “ne eomma  ajumma”

“kok, eomma ajumma?” tanyaku sembari melepaskan pelukkan tae joon

“ne, karena wajah eomma dan ajumma sama “

“hhahah, hmm, kau ini pintar sekali, katakan pada eomma kau anak siapa eoh ?” tanyaku dengan suara yang dibuat mengemas

“anak, choi jinri dan choi sulli”

“HAHAHA , ,ne, ,ne, ,benar sekali aegy” aku kembali memeluk keponakanku ini, sungguh ada rasa bahagia dan sakit mendengarnya, tak mungkin selamanya tae joon akan menjawab seperti ini, karena lama kelamaan dia juga akan mengerti dan bertanya di mana ayah kandungnya, tae joon, ajumma mohon maaf kan eommamu dan ajumma ne. Percayalah eommamu melakukan semata-mata untuk membuatmu bahagia sayang. Tak terasa cairan mening akhirnya jatuh dari pelupuk mataku mengambarkan suasana hatiku saat ini ,

TBC
Mian ya typo, males ngulang baca , hhahaha
RCL ne, kalau mau baca nextnya , like n comment ya, ,
Walaupun ffnya gaje, sang author ingin di hargai juga  #cek ila gayanya ,hahahaah

8 komentar:

  1. keren eonni, lanjutannya ya....fighting! ^^

    BalasHapus
  2. next!!
    lupa d blog sbelah kn!
    PCB donk oenni!
    nextnya gntung bgt
    by : idha shawol aff(x)tion

    BalasHapus
  3. hehehe,,ne,arashoyo,, bsok di post kok,,setelah di pisah yg mana sulli sm jinri wkwkw

    BalasHapus
  4. keren huah.... ngemeng ngemeng thor... jinri sama siapa sulli sama siapa nih??? binggung.....

    BalasHapus
  5. tuhkan nga ada lanjutan,y lagi :(

    BalasHapus
  6. saya tunggu nextnya ya author^^

    BalasHapus