Minggu, 05 Mei 2013

(FF MinSul) Can you hear my heart (chapter 3)


Can you hear my heart (chapter 3)

Author : @capoenk nda

Genre : romantice, sad, comedy, family
Main cast : choi jin ri a.k.a sulli
                     Choi minho
                     Lee taemin
                     Jung soo jung



Sulli pov’s
Saat sampai dimeja makan aku langsung saja melahap apa yang ada dimeja tanpa terkecuali “aku harus punya banyak tenaga untuk melawan namja berlengan besar itu huh, sangat menjengkelkan tinggal satu atap dengan namja seperti dia” ujarku dalam hati sambil mencabik paha ayam kecap yang berada di tanganku, “tuan muda , anda tidak makan dulu” suara pelayanku mengalihkan pandangnku kearah yang sedang diajak bicara, ternyata namja kasar itu

“ani, aku akan menemui teman-temanku dulu” ujarnya lalu melirikku, akupun segera memalingkan mataku tak sudi bertatapan dengannya . “baiklah , ,aku pergi” ujarnya . “nona , , tuan muda minho sangat tampan ya” kata ajumma oh yang membuatku tersedak , “eohh , yogi nona” ujarnya sambil memberikan aku segelas air , aku pun segera meneguknya setelah itu, “ajumma, sepertinya kau harus pakai kaca mata, namja itu tidak ada apa-apanya dibandingkan taemin oppa, dan jangan sebut namanya” ujarku seolah tak terima , akupun segera bangkit meninggalkan meja makan menuju kamarku

Author pov’s
Saat ini minho sedang berkumpul bersama teman-temannya yaitu yonghwa, lee joon, myung soo, kwang hee dan lee jonghyun  di sebuah cafe tempat ia sering mengabiskan waktu semasa high school .”yaak, minho ah, kenapa tiba-tiba kau pulang eoh ?” tanya yong hwa. “ pasti untuk menemui soojung ya?” tebak lee joon. “aiishh, sudah lah hyung , tidak usah membicarkan yeoja sialan itu lagi “minho meneguk jus jeruknya. “huh, sudah aku bilangkan minho ah, kalau soojung itu tidak baik , heh kau yang tak mau mengikutiku , “ tambah kwang hee seraya mengipas2 wajahnya dengan tangan kirinya dan menatap minho dengan wajah anehnya. “ne, hyung , “ jawab minho asal, “eoh ya hyung sekarang tinggal dimana?” tanya myung soo. “aku tinggal bersama teman appaku” wajah minho berubah menjadi tak bersemangat, “eoh , kenapa tidak bersamaku saja , lagian apartmenku hanya aku sendiri penghuninya” usul jonghyun. “tidak bisa hyung, aku juga harus menjaga putri tunggal mereka itu aisssssh” minho mengacak rambutnya frustasi sedangkan chingudeul yang lainya hanya menatap bingung ekspresi yang diberikan minho. “ apakah dia yeoja, ?” tanya yonghwa semangat. “ne , “ jawab minho, “apakah dia cantik?” tambah lee joon antusias. “ne, eoh , ani , ani , dia sangat menyeramkan” awalnya minho berkata ia,tapi setelah mengingat perilaku sulli ia membatalkan jawaban awalnya. “aisssh kau ini ,kami tidak akan menganggumu, tenang saja hahaha” timbal jonghyun sambil menyengggol lengan kiri minho. “ani hyung , dia yeoja yang sangat menyebalkan “ . “ kalau begitu sama sepertimu dong hyung?” ujar myung soo dengan wajah innoncentnya. “yaaaak, apa yang kau katakan eoh ?” minho membuka lebar-lebar matanya kearah myung soo, sedangkan chingudeul yang lainnya hanya terkekeh geli melihat sikap minho . “aisssh,mana ada yeoja yang mampu mengalahkan kecantikan alami yang aku miliki ini , ,” ujar kwang hee dengan wajah meremehkan .”yyah, hyung,kau sedang lupa ya kalau kau ini seorang namja?” ujar minho yang diikuti gelegar tawa yang membahana dari leejoon, yong hwa, myung so, jonghyun kecuali kwang hee yang memang menjadi objek tawa mereka

pagi-pagi seperti biasa 3 bulan belakangan ini sulli sangat malas untuk pergi kuliah bahkan teman dekatnya saja suzy selalu menelponnya untuk segera kuliah karena banyak sekali tugas yang harus di kerjakan tapi tetap saja sulli tak bersemangat seperti dulu saat ada taemin yang selalu menjemputnya untuk pergi kuliah bareng, para pelayan dirumahnya selalu saja berkumpul di depan kamarnya untuk membangunkan tuan putri rumah ini tapi nihil sulli tak menghiraukannya, minho yang saat itu sudah rapi untuk pergi kuliah , akhirnya menghampiri pintu kamar sulli karena minho bukan tipe namja yang cuek akan lingkungan dimana ia tinggal apa lagi ia telah di beri amanat untuk menjaga sulli

“apakah setiap pagi ia selalu seperti ini?” tanya minho pada salah satu pelayan. “tidak tuan, hanya 3 bulan belakangan ini, nona muda bermalas-malasan untuk pergi kuliah, kami sudah berusaha untuk menyuruh nona pergi kuliah tapi tetap saja seperti ini tuan muda” jawab pelayan itu dengan wajah putus asanya . “hmm, hebat sekali ya namja yang bernama taemin ini, hingga membuat sulli kehilangan semangatnya seperti ni, baiklah, kalau begitu ambilkan kunci cadangan pintu ini” ujar minho dengan tegas yang mendapat tatapan dari semua mata pelayan. “kalian lihat apa, kalian mau nona muda kalian seperti ini selamanya eoh”. “tapi tuan bagaimana kalau nona muda marah , ,dan , “. “aku yang tanggung jawab, pallli , ,” seluruh pelayang pun langsung berlari menjari kunci cadangan atau kunci darurat kamar sulli tak lama pelayang datang membaya kunci yang dimaksud dan minho tanpa ragu-ragu membuka pintu itu , “ saatnya kuliah nona muda “ ujar minho saat berhasil masuk kedalam kamar sulli

Sulli pov’s
“nona muda, , saatnya kuliah , nona , nona, , “ aisssssh berisik sekali mereka , saat ini aku sedang tak ingin pergi kemana-mana aku hanya ingin berdiam diri di kamar sambil memandangi wajah taemin oppa melalui foto yang sekarang aku pegang dan aku pandangi ini , tak lama teriakan dari balik pintu kamar ku berhenti, ne mungkin mereka sudah putus asa untuk menyuruhku kuliah tapi setelah itu aku mendengar seseorang seperti berusaha masuk kemakarku dan benar “ saatnya kuliah nona muda” namja jelek itu berani sekali masuk kekamarku tanpa seizinku, aku segera bangkit dan beranjak dari ranjang king sizeku “ neo , ,(aku menunjuk namja itu) siapa yang berani memberikan kunci pada namja itu eoh  “ teriaku pada para pelayan yang bersembunyi di balik namja itu karena pasti mereka takut aku murka seperti ini . “aku yang memaksa mereka untuk memberikan kunci cadangan kamarmu” jawabnya tanpa ragu. “siapa kau, beraninya , masuk kedalam kamarku hah” aku meletakkan tangan ku di pinggangku . “tidak ada waktu lagi, kau harus pergi kuliah , “ ujarnya yang tiba-tiba mendekat dan “yaaak , turunkan aku , namja sialan, ,yaaak “ dia mengendong tubuhku dan membawaku kedalam kamar mandi . “yaaak ,  “aku terus memukul punggung nya karena ia mengendongku dengan menopang tubuhku tebalik di pundak kanannya bisa aku lihat para pelayanku terkejut dengan aksi gila namja ini “mandilah , “ ia menurunkanku tapat di kamar mandi lalu pelayanku datang dengan membawa handuk dan baju yang akan kau kenakan” cepatlah aku menunggumu di bawah kalau kau tak mandi dan siap, aku tidak akan membiarkanmu keluar dari kamar mandi ini eoh  , ,” ujar namja itu, belum lagi aku menjawab pintu kamar mandiku sudah dikuncinya dari luar “yaaaak, apa yang kau lakukan eoh , ,beraninya kau , lihat saja aku kan mengadukan ini pada appa dan eomma ku “. Teriakku dari dalam kamar mandi. ‘katakan saja , ,bagus kalau aku bisa pergi dari sini , jadi aku tak melihat kelakuanmu yang gila ini hanya demi seorang namja yang pergi mencampakkanmu , eoh, huh , ternyata ada yeoja yang menghancurkan dirinya sendiri demi seorang namja, aku salut, semoga saja ya ia melihatmu yang sangat menyedihkan seperti ini” ujarnya yang membuat jantungku seakan berhenti, “ne sangking cintanya aku dengan taemin oppa, aku sampai seperti ini ,apakah aku salah melakukan hal seperti ini?, aku hanya tak bisa menerima kepergiannya “ aku meteskan air memang aku sadari setelah taemin oppa meninggalkanku hidupku serasa berubah 180 drajat, aku menjadi mudah marah, malas melakukan sesuatu dan sangat acuh tak acuh padahal aku dulu sama sekali tidak pernah seperti ini. “yaaah, kenapa kau diam eoh, cepat mandi “ teriak namja itu “ne, , namja kasar” . “ne yeoja pemalas” ujarnya , aisssh dia benar-benar. “lihat bahkan kamarmu saja seperti gudang , , terakhir kali kapan eoh kau membersikan kamarmu ini” teriaknya lagi,”pasti namja itu melihat kamarku yang sangat berantakan karena memang sudah 3 bulan kamar itu tak pernah aku rapikan . “yaaaak, jangan sentuh barang-barang ku eoh, awas kalau ada barang yang kau sentuh, aku cekik kau” ancamku , , aku menunggu dia membalas ucapanku tapi tiba-tiba sunyi, aku rasa ia telah pergi dari kamarku , hmm baiklah aku akan mandi selagi mulut beonya tak bercicit

Minho pov’s
“Yeoja ini benar-benar tergila-gila dengan namja ini” ujarku sambil memandang foto seorang namja yang aku yakini bernama taemin itu, kamarnya sangat berantakan jangan-jangan selama 3 bulan ini juga ia tak membereskan kamarnya , benar-benar ni anak “yaaaak, jangan sentuh barang-barang ku eoh, awas kalau ada barang yang kau sentuh, aku cekik kau” ancamnya tapi aku tak membalas kicauannya , kalau aku balas mungkin ia tak akan mandi-mandi , “baiklah akan kau bereskan saja kamar yeoja ini  “ ujarku seraya membuka jaket jeansku dan mulai membereskan kasur yang berukuran king size itu, aku pun tak tau kenapa aku mau membereskan kamar yeoja mulut murai ini, mungkin karena kau namja yang cinta kebersihan

Author pov’s
saat sulli selesai mandi ternyata yang membukakan pintu kamar mandinya itu pelayan oh dan ia terkejut melihat kamarnya yang sudah bersih dan tertata rapi “yaah ajumma , siapa yang membereskan kamarku hah, apakah kalian sudah lupa kalau aku pernah bilang jangan ada yang menyentuh semuar barang yang ada di kamarku ?” ujar sulli dengan sedikit emosi. “bukan kami nona muda, tapi , , tapi , , “ pelayan oh tergagap “apakah namja kasar bermulut beo itu?” pelayan oh mengangguk takut , “eoh tunggu” tiba-tiba sulli teringat kalau foto taemin masih ia letakan di atas kasurnya segera ia berlari dan ternyata foto taemin masih berada disana walaupun ranjangnya sudah rapi bahkan seprainya sudah diganti dengan yang baru bermotif bunga sakura, “hmm, namja itu, benar-benar membuat kesabaranku habis” dengan api yang membara sulli keluar dari kamarnya , menuruni tangga dan menuju ruang tv di mana ia lihat minho sedang duduk manis di sana”yaaak, mulut beo , “ tapi minho tak menoleh karena ia merasa itu bukan namanya

“yaaaak, minho si mulut beo si mata kodok yang buruk rupa” maki sulli saat berdiri di depan minho menutup layar TV nya yang besar dengan tubuh rampingnya

TBC

Mianneeeee, mau cepet buat end tapi tetap aja ngk bisa , hohoho
Miane,, kalu ngebosenin , ,Cuma segini yang bisa aku ketik untuk hari ini kalau banyak yang like and koment, aku usaha ini besok aku post next chapternya , okeee

7 komentar:

  1. Kak linda ceritanya keren semua ♥aku suka banget!! Feel nya dapet banget kak keep next yah kak !! Aku bakalan jadi stalk nya blog nya kaka linda  next yah kaka♥✔

    BalasHapus
  2. keren,,, g ngebosenin... lanjut thor

    BalasHapus
  3. keren banget thor, sulli galau.a ngga' ketulungan haha :)

    BalasHapus
  4. hy author,,,, dian lagi ini, aq gak bisa blg apa-apa lagi, jeongmal daebak... ;)

    BalasHapus
  5. HIH kok sulli kasar sih sama minho oppa?

    BalasHapus