Selasa, 14 Mei 2013

FF MinSul Can you hear my heart (chapter 4)


Can you hear my heart (chapter 4)


Author : linda

Genre : romantice, sad, comedy, family
Main cast : choi jin ri a.k.a sulli
                     Choi minho


Minho berdiri dan menghampiri sulli dengan tatapan ingin menelan hidup-hidup yeoja berparas cantik di hadapannya itu. Sedangkan sulli hanya menelan ludah dan menutup mata karena minho semakin mendekat kearah wajahnya , tapi sedetik kemudian dengan cepat minho menarik tangan sulli keluar rumah

“yaaak, kita mau kemana , lepaskan tanganku “ sulli berusaha menarik tangannya tapi, tangan minho dengan kuat mencengkramnya

“masuk , ,” minho mendorong tubuh sulli masuk kedalam mobilnya, lalu ia segera masuk kemobil juga

“kau ini , , “

“ini tasmu,,,kita kekampus” ujar minho datar dengan tangan yang sibuk memasukkan gigi mobilnya

“aku kuliah di seoul university” ujar sulli akhirnya karena sudah kepalang sebal dengan sikap minho yang seenaknya saja membawanya

“aku tau , , “jawab minho sulli langsung melirik minho dengan tajam , tapi wajah minho tak ada reaksi

Seoul university
Sulli langsung membanting kasar pintu mobil minho saat dia baru keluar, berjalan setengah berlari meninggalkan minho , sedangkan minho hanya mengelengkan kepalanya melihat tingkah laku sulli

Sulli pov’s
Lihat saja akan kukadukan pada appa dan eomma, dia sudah kelewatan memaksaku, memangnya aku siapa dia. “sulli ,,,?” aku menoleh kearah sumber suara, oh ternyata suzy dia baru muncul dari arah perpustakaan dan menghampiriku “wae , ,”.”kau kemana saja, jarang masuk! di hubungipun sulit, neo gwenchana?” dia memegang lenganku. “ne , “ jawabku seaadanya “ banyak sekali tugas dari onew seongsaenim, asdos kita itu” kami berjalan beriringan. “hmm, terus?” jawabku tak perduli. “nanti kau kena hukum, ini tugasnya” suzy menunjukan sebuah makalah penelitian punyanya “ini nanti yang akan dikumpul , kalau tidak, , “. “aku tak perduli” suzy melihatku dengan tatapan khawatir aku tau itu, dia pasti mencemaskanku

----

“sekarang mana tugas yang 1 bulan yang lalu saya berikan” kata onew asdos itu, tapi aku tak perduli kau lebih memilih melihat keluar jendela dan “neo , , “ kataku saat aku melihat namja mata kodok itu sedang berjalan-jalan di koridor kampus “yaaak,choi sulli” aku segera menoleh “ne, seongsaenim” jawabku sedikit takut “mana tugasmu” mati aku “kau tak mengerjakannya sekarang ikut aku , “ sialan, aku sedikit melirik suzy ia mengelengkan kepalanya pelan sambil menatapku prihatin,  akupun mengikuti onew asdos itu ke arah perustakaan , mau apa si ini asdos
----

“lihat kardus-kardus itu, itu buku yang baru di beli oleh jurusan dan tugas mu susun buku itu dengan rapi di raknya 1 minggu ku beri waktu tambahan untuk menyelesaikan makalahmu kalau tidak terpaksa nilaimu di mata kuliah saya tidak saya keluarkan araso” tu mulut ngk capek ya nyerocos” yaaaak, choi sulli apa kau dengar” tak usah teriak-teriak gitu juga kalee” ne, seongsaenim khamsahamnida” akupun membungkukan badan lalu ia pergi keluar dari perpustakaan , aku lihat perpustakaan ini yang hampir sama dengan kamar emma dan appaku sangat luaass -_______-

---

“Huuah lelah, masih ada 3 kardus lagi yang yang harus aku susun aissss, menyebalkan “, aku merutuki nasibku sambil duduk di lantai “kau sendiri yang membuat dirimu seperti ini, yeoja bodoh” siapa itu , eoh namja sialan ini lagi, aku segera berdiri dan menatapnya sinis “kenapa kau masih ada disini eoh “ tanyaku sambil bercak pinggang “apa aku salah kalau aku berada di kampusku sendiri” mwo dia berkuliah disini juga, “ neo, kau masuk sini karena ada aku ia kan?”jawabku asal “kau jangan kepedean ya” ia mendorong keningku dengan jari telunjuknya “aissssh, jangan sentuh aku” aku menepis tangannya dan merapikan kembali poniku yang tadi ia sentuh sambil memanyunkan bibirku “selamat merapikan , lihat itu buku masih menunggumu ne” dia berlalu dengan senyum kemenangan , tapi ya sudah la dari pada aku menyumpahinya terus lebih baik aku menyelesaikan pekerjaan ku ini

Minho pov’s
Saat aku ingin menuju kelas baruku, aku melihat sesosok yeoja yang sangat aku kenali ia berada di dalam perpustakaan , tetlihat ia sedang kesal dan duduk di lantai sambil menepuk-nepuk kardus yang ada di sebelahnya, apa anak itu tidak ada kerjaan aissss,. Saat aku ingin melanjutkan langkah ku “ yaaak , minho ah” aku menoleh dan itu ternyata onew hyung, ia kakak tingkatku saat di amerika ia sangat pintar hingga ia bisa memdapatkan gelar stratanya dalam waktu 3 tahun“ eoh, onew hyung kenapa ada sini”. Ne, setelah wisuda aku segera kembali kekorea dan di tawarkan menjadi asdos disini, dan kau kenapa kau ada disini”. “aku sekarang kuliah disini hyung , , “ tiba-tiba aku  teringat seseorang yang ku lihat di perustakaan itu “hyung, kenapa dengan yeoja itu, apa dia buat salah ? “. “ne, dia mahasiswa yang tidak mematuhiku, entah kenapa yeoja yang dulunya menjadi kebanggaan kampus kita ini sekarang malah menjadi mahasiswa yang pemalas” aku mengangguk “jadi itu hukuman darimu hyung “. “ne, dia aku suruh merapikan buku-buka yang baru datang, wae kenapa dia yeojamu?” onew hyung menatapku sembari meledekku, “hahahha, hyung itu sama sekali fitnah, ia bukan tipeku” aku melihat kearah sulli dan kembali menatap onew hyung. “dia cantik dan pintar mungkin karena namjanya yang bernama taemin itu ia jadi seperti ini, kalau kau bisa mengembalikannya seperti dulu, kau akan menjadi namja yang paling beruntung bisa mendapatakan hatinya minho ah” kok tiba-tiba semua orang jadi mendukungku untuk menjadi namjanya “shireo , , “ . ‘haha, baikla lah, hyung ada ada kelas lain, hyung tinggal “onew hyung menepuk pundakku dulu sebelum ia benar-benar pergi. Tapi entah kenapa ada rasa kasian pada diriku saat melihat sulli, dia benar-benar kehilangan cinta sejatinyanya yeoja yang malang

----

” kau sendiri yang membuat dirimu seperti ini, yeoja bodoh” entah apa yang membuatku ingin selalu mengetahui apa yang ia lakukan , aku masuk keperpustakaan itu dan mengejutkannya, sepertinya ia tak suka melihat kedatanganku di sini , ia pun terheran kenapa aku masih ada di kampus ini, karena ia belum tau kalau appa dan eommaku yang mendaftarkan aku kemari, aku juga tak tau kenapa begini mungkin kebetulan atau memang sengaja mereka memasukanku satu kampus dengan yeoja cerewet ini “ neo, kau masuk sini karena ada aku ia kan?” dasar kepedean ni anak, aku mendorong keningnya menggunakan telunjuk tangan kananku, tapi dengan cepat ia menepisnya “ aissssh, jangan sentuh aku” rasanya aku ingin tertawa melihat ekspresinya saat cemberut seperti itu, neomu kiyowo , Mwo kiyowo?, ani ,ani , ,“selamat merapikan , lihat itu buku masih menunggumu ne” ujarku karena saa itu hatiku merasakan hal yang aneh , aku tersenyum menutupi rasa canggungku lalu pergi meninggalkanya

--

“aissh ada apa dengan aku ini,, aissh jinjjah, ,” gumamku, saat ini aku sedang berada di dalam kelasku, kelas ini sangat aneh dari awal aku masuk semua mata yeoja yang ada di dalam kelas ini pada melotot dengan mulut yang menganga apa ada yang salah dengan penampilanku , entah lah tapi jujur di kelas ini banyak yeoja yang cantik tapi, , tapi tak ada yang secantik sulli, mwo, ,lagi –lagi raut wajahnya yang cemberut tapi terkesan imut dan cantik itu memenuhi pikiranku ya tuhan, tidak mungkin baru juga  1 hari aku kenal, ini tidak mungkin

“maaf  seongsaenim saya permisi dulu “ setelah mendapat anggukan dari dosen pengajar aku segera keluar , aku ingin mencuci muka ku dulu

Sulli pov’s
“hoaaaamz” aku tertidur “ya ampun jam berapa ini kenapa aku bisa tertidur dan bukunya” aku melihat kearah tumpukan buku tapi “sudah kosong “ aku melihat rak dan semua rak sudah berisi buku-buku perasaan tadi aku belum menyelesaikan semuanya deh, tapi kok , ahhh sudah la yang penting aku bisa pulang tapi tunggu apakah namja mta belok itu meninggalkanku kantadi aku pergi dengan mobilnya, dengan langkah seribu aku berlari keluar tepatnya ketempat parkiran di mana minho memarkirkan mobilnya , ternyata ia masih menungguku ia berdiri di depan mobilnya sambil memegangi i-phonenya itu entah apa yang ia lakukan

“yaaak, neo?” ia melihatku “cepat kemari” aku segera menghampirinya “kau ini dari mana eoh, ini sudah sore dan kampus sudah mulai sepi apa yang kau lakukan hah di perpustakaan itu, apa kau tidur hingga lupa waktu ?” mulutnya memang seperti murai “enak saja , ak , ak aku tidak tidur kok, , “ jawabku datar tapi dengan nada gugup kalau dia tau aku tidur pasti mulut murainya semakin menjadi-jadi , “eih changkaman tasku “ aku hendak berbalik tapi tangan minho menahanku “yogi “ dia mengangkat tasku keudara , aku menghela napas jadi aku tak perlu lagi berlari ke dalam kampus “ne , , kau yang mengambilnya?” tanyaku , ia tak menjawab tapi wajahnya mendekat kearah wajahku “ aku tak pernah melakukan hal-hal yang bodoh, termasuk mengambil tas mu ini” suaranya pelan tapi terkesan sinis , lalu ia menjauhkan wajahnya dan masuk kedalam “masuk kalau tak ingin aku tinggal “ busett ini cowok amit-amit tidak ada romantisnya sangat berbeda dengan,,,,,,,

Flashback
“chagiya , ayo pulang” taemin mengandengan tanganku dan tersenyum , aku pun membalasnya

“silakan masuk my princess” taemin oppa membukan pintu mobilnya untuk ku, aku seperti tuan putri saat sedang bersamanya

“gomawo oppa” aku tersenyum dan duduk manis di dalam nya.
Flashback end

Tapi sekarang , , hmmmmm

bBRUMMM , BRUMM
itu bunyi mobil minho saat aku lihat ia sudah melajukan mobilnya
“yaaaak, minho , ,minho “ aku teriak dan sontak berlari mengejar mobilnya “namja gila , kau ingin aku cekik eoh , hentikan mobilnyaaaaa” aku terus berlari

Tapi tiba-tiba

BRUUUUK
Aku tersandung oleh kaki sendiri , ,
“Huaaaaah,,,, appo , ,  “,lutut kananku berdarah

TBC

7 komentar:

  1. Bagus banget thor lanjut ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah di lanjutin kok , hehe
      jangan lupa berkunjung lagi dan beri komen ya ,hehe
      gomawo
      taE_Nda

      Hapus
  2. Balasan
    1. udah di lanjutin kok , hehe
      jangan lupa berkunjung lagi dan beri komen ya ,hehe
      gomawo
      taE_Nda

      Hapus
  3. tambah keren ajag nih thor ff.a :)

    BalasHapus
  4. kayanya aq benar2 ketinggalan ya sama ff ini.... :'(

    BalasHapus