Author
: Linda
Main
cast : Choi Minho
Choi Jin Ri a.k.a Sulli
Choi Yoogeun
Sulli
pov’s
Sekarang
hidupku sudah berubah, semenjak kehadiran putra pertama kami lahir 5 tahun yang
lalu, ya aku dan minho oppa sepakat memberikan nama anak kami itu choi yoogeun
dia anak laki-laki yang sangat tampan, imut, pintar kelakuannya sangat
menggemaskan membuat orang selalu ingin didekatnya dan yang paling aku sukai
wajah, khususnya mata yoogeun sangat mirip dengan minho oppa. Hidupku sangat
bahagia dikaruniakan anak seperti yoogeun dan menikah dengan namja yang sangat
aku cintai, aku ingin selamanya hidup bersama keluarga kecilku
“yeobo
sedang apa kau, huh? “ucap minho oppa yang memecahkan lamunanku, seperti biasa
ia selalu suka memelukku dari belakang
“oppa,
berhentilah mengejutkanku , karena kau tiba-tiba muncul dan memelukku dari
belakang” ucapku dengan nada sedikit dibuat-buat sebal
“aku
suka saja memelukmu dari belakang, tubuhmu masih saja ramping walapun kita
sudah mempunyai yoogeon, hehe, jadi kau sedang apa ni sini huh?” ucapnya sambil
menenggelamkan wajanya di bahuku.
“aku
hanya melihat yeogun yang sedang tidur”aku melepaskan pelukannya dan berbalik
menghadap suamiku yang tercinta
“dasimu
sedikit berantakan yeobo”aku memperbaiki dasi suamiku yang sedikit miring, bisa
aku lihat minho oppa tersenyum manis kepadaku.
“gomawo
istriku, kau sangat cantik , walaupun dengan celek ini ”ucapnya jahil .setelah
aku merapikan dasinya
“ne,
aku memang selalu cantik dengan apapun yang aku pakai oppa heheh” ucapku dengan
percaya diri . “ayo kita kemeja makan, sarapanmu sudah aku siapkan oppa”pinta
ku sambil mengandeng lengan minho oppa
“kau
tak perlu repot-repot yeobo kan ajumma bisa membuatkannya untukku”
“ani
, ayo duduk , aku ambilkan nasi gorengnya sebentar ya , yeobo” ucapku yang
segera mencentongkan(?) nasi goreng buatanku sendiri untuk minho oppa.
“yogi
, ,di habiskan ya”, perintaku, minho oppa hanya tersenyum lalu segera ia santap
nasgor buatanku
Ya sekarang aku sudah sepenuhnya menjadi ibu
rumah tangga , awalnya aku ingin memulai karirku lagi, tapi aku tak bisa
melihat yoogeun tumbuh tanpa rasa kasih sayang dari orang tuanya , kalau aku
sibuk dengan karirku dan minho oppa sibuk dengan bisnisnya , mungkin saja
yoogeun tumbuh tanpa rasa kasih sayang, dan aku tak ingin anakku seperti itu jadi
aku relakan karirku dan perhatian serta kasih sayangku , aku tumpahkan untuk
anak tunggal kami saat ini choi yoogeun
“chagi,
kau tidak makan?” tanya minho oppa
“ani
, yeobo, aku tadi sudah makan roti” jawabku sambil tersenyum, minho oppa hanya
membalas senyumku dan memegang tanganku lalu ia melajutkan sarapannya kembali
Author
POV’S
“APPA
, ,EOMMA ,, odieseo???”yoogeon keluar dari kamarnya dan mencari eomma dan
appanya, sulli yang melihatnya langsung berlari mengejar anak sesayangannya itu
“ne,
aegy eomma di sini” mengendong yoogeon, minho pun menghampiri anak dan istrinya
itu
“anak
appa sudah bangun?”tanya minho sambil mengelus rambut anak kesayangannya
“appa,
ayo kita main bola , , yoogen ingin bermain dengan appa”ucap yoogeon manja
“miane
, yoogeun ah, appa harus kerja , nanti kalau appa libur , kita bisa bermain
sepuasnya ne”bujuk minho kepada anaknya
“ani,
appa bohong, “, sulli hanya bisa menatap lirih anaknya, memang kesibukan minho
yang membuat dia sangat jarang bertemu dengan yoogeun , kalau minho pulang
kantor, yoogeon selalu sudah tidur, dan minho bisa bertemu dengan anaknya kalau
pagi sebelum ia pergi kerja, tapi walaupun begitu yoogeon adalah nyawa ke 2
bagi minho, atau alasan minho untuk hidup di dunia ini
“yoogeun
ah, tidak boleh bicara begitu ne,,”ucap sulli
“yoogeon
ah, appa mohon maafkan appa ne, , “ujar minho dengan nada yang sangat menyesal,
“sudah
la oppa, pergi lah kekantor nanti aku dan yoogeon akan mampir kerumah jin Qian
dan liu key, , “ujar sulli pada suaminya. “ yoogeun suka kan bermain dengan jin
Qian noona dan liu key hyung hmm?”tanya sulli dengan anaknya
“ne,
eomma” jawab yoogeon sambil memajukan bibirnya yang mengisyaratkan kalau
yoogeon masih marah dengan appanya. Minho yang melihat sikap anaknya itu segera
mencubit pipi lembut anaknya
“lihat,
kau sangat mirip dengan eommamu kalau ngambek, baiklah appa pergi dulu ya,
nanti appa belikan robot power ranger ne, yoogeun suka ?”, ujar minho sambil
memberikan umapan agar anaknya tidak marah lagi padanya
“jeongmal
appa, , yeee , gomawo appa” yoogeon melebarkan tangannya memberikan isyarat
kalau dia ingin dipeluk appanya, minho pun mendekat dan memeluk yoogeun yang
masih dalam gendongan sulli
“ne,
, appa pergi dulu ya ,chu~~~~”minho mencium kening yoogeun,
“aku
pergi dulu ya cahgiya . chu~~~” minho mencium bibir istrinya tapi sebelumnya
minho sudah menutup mata anaknya biar tidak melihat kegiatan appa dan eommanya
setiap pagi,
“ne,
annyeong appa???”ucap sulli dan yoogeon secara bersamaan di depan pintu untuk
mengatar kepergian minho kekantor
“ne, ,annyeong “ jawab minho saat berada di dalam
mobilnya, tak lupa dengan lambaian tangan dan senyumnya
Saat
ini sulli dan yoogeun sedang berada dirumah victoria,
Sulli
sedang mengobrol bersama victoria, luna dan amber, sedangkan anak-anak mereka
sedang bermain dikamar khusus bermain anak-anak yang memang dulu pernah dibuat
victoria saat lin Qian waktu masih kecil, sedangkan umur anak luna, amber dan
sulli tidak berbeda jauh . anak amber sekarang berusia 6 tahun sama dengan anak
luna yaitu jongwoo . mereka bertiga anak laki-laki yang aktif
Tak
berapa lama onew baru pulang dari kantor bersama jin Qian anaknya, sulli
sedikit iri melihat kemesraan vic dan onew, berbeda dengan dirinya yang harus
bertemu dengan minho pada malam hari, tak lama key dan jonghyun datang untuk
menjembut anak mereka dan istri mereka, itu membuat sulli semakin iri, awalnya
ia memakhlumi keadaan suaminya tapi lama kelaman ia pun mulai sedikit merasakan
kekecewaan karena waktu untuk bersama minho semakin sedikit saja , vic yang
selalu bisa merasakan keadaan hati sulli , mendekatinya dan memeluknya
“sulli
ah, tidak apa!!! dia bekerja untuk kalian ne, minho melakukan ini hanya untuk kebahagianmu
dan yoogeon eoh ?!,” vic menepuk-nepuk punggung sulli
“ne,
eomma, araso , kalau begitu aku akan pulang dulu ya, aku ingin menyiapkan makan
malam untuk minho oppa “
“ne
. “ jawab vic
Sulli
pun menuntun yoogeon untuk beranjak dari rumah victoria
“annyeong
ajumma?, annyeong jin Qian noona yang cantik” ucap yoogeon malu-malu sambil
mengerjipkan matanya berkali-kali, orang yang berada di ruangan itu hanya
tertawa geli melihat kelakuan yoogeun kalau melihat yeoja yang cantik.
“Eomma,
kita mampir kekantor appa yuk”, pinta
yoogeon kepada sulli yang tengah fokus menyetir mobil
“tapi
eomma harus masak untuk appa mu yoogeun ah” ucap sulli kepada anaknya tapi
masih fokus dengan setirnya
“eomma,
makanan kan banyak di restoran lagian masakan eomma sama enaknya dengan masakan
restoran “ puji yoogeun
“hmm,
sejak kapan yoogeun pandai merayu eomma, huh?” tanya sulli, lalu sekilas
melihat anaknya itu
“molla
eomma” jawab yoogeon polos
“baiklah
kita kekantor appa ne, “
‘YEEE,
, eomma yoogeon memang sangat baik dan sangat cantik” ucap yoogeun kegirangan
Minho
POV’S
“Ingin
rasanya bersama dengan sulli dan yoogeun seharian penuh, bukan di depan laptop
sambil memahami grafik-grafik yang membuatku kehilangan waktu bersama
keluargaku”batinku.
“direktur
choi, perwakilan dari perusahann taesan sudah datang” ujar sekretarisku,
“baiklah
, suruh dia masuk “ jawabku,akupun sgera berdiri dan merapikan sedikit jas dan
penampilanku demi menjaga wibawaku terhadap rekan bisnisku.
“annyeong
minho ah” sapa sesorang itu, tapi sepertinya kau cukup mengenal suara itu,
akupun segera membalik badanku dan menghadap ke yeoja itu
“eoh
yuri noona?”jawabku tak percaya
“ne,
, wah ,wah, kau sudah menjadi pembisnis yang sukses ya” ujarnya
“hahaha,
ne, ,oh ya (aku mengingat sesuatu) aku sedang menunggu rekan bisnisku dari grup
taesan, jangan-jangan?”
“ne,semenjak
SNSD bubar, aku bekerja untuk taesan group, dan aku perwakilan dari perusahaan
tersebut” yuri noona mengulurkan tangannya, akupun menyambutnya dengan
senyumanku
Entah
kenapa sepanjang kami membicarakan rencana-rencana pemasaraan apa yang akan
dipakai untuk produk kami, yuri noona menatapku tak henti-hentinya terkadang
ketika aku sedang menunjuk beberapa strategi penjualan ia dengan sengaja
memegang tanganku , walaupun dia bukan orang yang baru aku kenal, tapi
kelakuannya itu membuatku sedikit risih
“noona,
maaf sekarang kita sedang bekerja, bisakah kau serius” kataku yang sudah mulai
kesal atas perilakunya yang kurang menyenangkan itu
“kau
ternyata semakin tampan minho ah, tak kusangka, , apakah kau masih bersama
sulli si polos itu “ jawabnya asal yang membuatku sedikit naik pitam
“maaf
yuri shii, dia istriku dan ibu dari anakku, bisakah kau sedikit sopan pada
istriku?” ujarku tegas
“hmm,
aku sebenarnya tak percaya dan tidak setuju kalau kau bisa menikah dengan sulli
itu, “ yuri noona mulai mendekatiku
“apa
maksudmu yuri shii, berhenti” ucapku saatku lihat dia semakin mendekatiku, dia
tersenyum licik seperti dulu saat dia
membuat sulliku pingsan, dengan cepat yuri mendorongku kuat , hingga aku
terjatuh ke sofa yang tepat berada di belakangku, aku ingin segera bangkit tapi
ia malah menjatuhkan dirinya keatasku, tiba-tiba aku mendengar suara yoogeon
segera aku melihat kearah sumber suara itu dan ternyata sulli sudah berdiri
menatapku dengan tatapan tak percaya, kecewa dan semuanya akupun langsung
mendorong kuat tubuh yuri, hingga ia terhempas ke lantai cukup kuat, aku sama
sekali tidak peduli . yang saat ini aku perdulikan hanya lah perasaan istri dan
anakku
---
“Eomma,
ruangan appa dimana?” tanya yoogeon kepadaku saat aku sudah berada di dalam kantor
minho oppa
“ruangan
appa dia atas, kajja kita masuk lift” aku segera menarik tangan yoogeo lembut
untuk mamasuki lift, ketika pintu lift terbuka aku langsung keluar bersama
yoogeun
“aah,
nyonyai choi , hai yoogeon ah” sapa sekre kim saat bertemu aku dan yoogeon
“ne,
annyeong ajushi, aoh ne, ,appa yoogeun ada tidak ?” tanya yoogeun mewakili
pertanyaanku
“ne,
direktur choi ada di dalam yoogeon ah. “ jawabnya sedikit membungkuk sambil
mengelus kepala yoogeun
“tapi,
maaf nyonya choi, di dalam sedang ada tamu” jawabya lagi padaku
“baiklah,
aku akan menunggu, khamsahamnida”
“khasahamnida
ajushi”ujar yoogeon
“ne,
, maaf saya tidak bisa menemani anda, karena ada pekerjaan yang harus saya
kerjakan”ujuarnya
“oh
baiklah”
Setelah
sekre kim pergi aku dan yoogeon menunggu sampai tamu yang di katakan dengan
sekre tadi keluar, tapi yoogeun yang tidak sabaran langsung saja berlari
keruangan itu dan dengan sigap membuka pintunya,aku pun segera mengejar yoogen
tapi betapa kagetnya aku melihat minho oppa sedang berbaring di sofa sambil
memeluk seorang yoeja
“APPA . . .” yoogeon memanggil minho oppa,, minho
oppapun segera melihat kearah kami, dia pun tak kalah terkejutnya melihat
keberadaan aku dan yeogeun
Aku
segera menggendong yoogeun dan berlari dari ruangan tersebut aku sungguh tak
sanggup melihat kejadian itu, rasanya jantungku berhenti seketika ketka aku
mendapati minho oppa sedang bermesran dengan yeoja lain, aku terus berlari
mengendong yoogeun, aku mendengar minho oppa terus meneriakai namaku, tapi aku
sungguh tak perduli ,bahkan yoogeun sudah mengis sambil meneriaki appanya
“appa
, , ,appa , , appa “ teriak yoogeun sambil menangis
“eomma
mohon yoogeun ah diamlah”pintaku ,
“sulliah
, ,”minho oppa berhasil menarik lenganku hingga tubuhku tertarik menghadap
wajahnya
“chagi,
kau harus , mengerti ini salah paham ,wanita ,itu ,dia yuri noona”
PLAAAKKK
< < <
Tanganku
tiba-tiba refleks menampar minho oppa saat minho oppa menyebutkan nama wanita
itu
“sulli
, , “
“mwo?
Jadi ini yang oppa bilang sibuk , ya sibuk, sibuk dengan wanita lain , sibuk
dengan yuri eonni!!, aku sudah tidak bisa menahan amarahku lagi
“EOMMA
, , ,EOMMA ,,kenapa memukul appa , ,HUAAAAHHHUAHHHHA”tangis yoogeun semakin
keras
“yeobo
, , , ak , , ,”
“hentikan
jangan panggil aku yeobo , “ emosiku sudah meluap-luap apa lagi mendengar
yoogeon menagis
“sulli
ah ,sum , ,”
“minho
ah , ,” pangil sesorang dari belakang dab itu ternyata yuri eonni, lagi-lagi
dia ,
“noona,
katakan kalau ini semua salah paham, bahkan kita baru bertemu tadi , benarkan
”pinta minho oppa pada yuri eonni, tapi yang anehnya yuri eonni malah tersenyum
kepadaku
“sudahlah
minho sampai kapan kau menutupi hubungan kita, sulli ah maaf” ucap yuri eonni,
benar-benar tidak bisa aku terima, rasanya tubuh ini sudah kehilangan nyawanya,
kalau tidak sadar aku sedang mengendong yoogeun , mungkin aku sudah pingsan,
“NOONA
, , “ teriak minho oppa sambil menarik yuri eonni
“sulli
ah,,, “
Author
pov’s
Yuri
tersenyum kemenangan. dari tadi ia mendengar cekcok mulut pasangan suami istri
itu, dan dia mengambil kesempatan untuk merusak kembali hubungan itu, ternyata
yuri belum bisa menghilangkan perasaannya itu pada minho apa lagi saat ia betemu
dengan minho dan melihat ketampanan minho yang membuatnya tambah tergila-gila
pada minho
“APPA ,, EOMMA .”teriak yoogeon yang melihat sulli
berteriak-teriak pada minho
“yoogeun
ah, tidak apa-apa ne, , eomma salah paham sini dengan appa”minho mencoba menenagkan
yoogeun
“jangan
sentuh dia , “ sulli menjauhkan yoogeon agar tidak di sentuh minho,minho
menatap miris istrinya, sulli lalu menatap kembali yuri yang tersenyum bahagia
“eonni,
apa kau tak tahu malu mendekati suami orang, huh kalian berdua sama saja “
sulli langsung membawa yoogeun pergi bersamanya, yuri yang tadi terseyum
langsung beralih keeksresi kesal karena perkataan sulli tadi, minho tidak lagi
mengejar sulli karena itu pasti akan menganggu kejiwaan anaknya yang melihat
orang tua bertengkar hebat di depannya, minho menatap sini kearah yuri, “noona,
sekuat apapun kau menggodaku,aku takkan sedikitpun melihatmu “ minho beranjak
meninggalkan yuri yang terdiam atas ucapan minho, tiba-tiba minho menghentikan
langkahnya “ kita batalkan kesepakatan kerja kita, aku tak sudi bekerja sama
dengan perusahaan anda “ ucap minho tanpa menoleh kebelakang, lalu minho
melanjutkan langkahnya meninggalkan yuri yang masih sangat terlihat kesal
“kita
lihat saja, sebrapa kuat hubungan kalian bisa bertahan” batin yuri
t.b.c
chingudeul
anaknya di kasih nama yoogein suaya , chingudeul bisa membayangkan rupanya
seperti apa ne, hehe mian ceritanya jelek
jangan
lupa coment and like nya ne
biar
dilanjutin lagi mian banyak typonya coz ni mata udah 5 watt,, gomawo chingudeul

keren chingu.. :D
BalasHapuscerita'a bagus ^o^
BalasHapustp warna font'a buat mata sakit ...
kalau bisa diganti warna'a :D
wahh keren thor ;)
BalasHapus