Author
: Linda
Main
cast : Choi Minho
Choi Jin Ri a.k.a Sulli
Choi Yoogeun
Lee taemin
Didalam
mobil sulli
“eomma,
eomma kenapa berteriak didepan appa?, eomma jahat dengan appa
hhhuuuauauahhhuuaa” yoogeun terus menangis
“eomma
minta maaf ya sayang, eomma minta maaf, sekarang kita pulang ne
“ sulli mencoba menenangkan anaknya dulu, baru ia jalankan mobilnya dengan air mata yang tak hentinya menetes
“ sulli mencoba menenangkan anaknya dulu, baru ia jalankan mobilnya dengan air mata yang tak hentinya menetes
Sampai
dirumah
Ternyata
taemin sudah menunggu di rumah minho dan sulli, sudah lama ia tak berkunjung kesini
karena ia baru pulang konser dunianya , tak lupa ia membawakan robot power
ranger untuk keponakan kesayangannya itu, taemin sangat menyayangi yoogeun
kalau ada waktu pasti taemin mengajak yoogeun jalan-jalan, membeli mainan
bersama, taemin seperti appa kedua bagi yoogeun karena kesibukan minho yang
membuatnya jarang bermain dengan anaknya itu. taemin yang duduk diteras untuk
menunggu sulli dan yoogeun terkejut melihat yoogeun yang menangis dan mata sulli
yang sembab dengan cepat taemin langsung menghampiri sulli yang baru keluar
dari mobil sambil mengendong yoogeun
“yoogeun,
wae, , , “ tanya taemin pada yoogeun dengan nada lembutnya
“ajushi,
eomma marah –marah dengan appa, eomma memukul appa , eomma jahat “, yoogeun
memberontak (?) dari gendongannya sulli, taemin pun langsung mengambil yoogeun
dari gendongan sulli
“yoogeun
ah, yoogeun tak boleh seperti itu dengan eomma ne “, taemin menatap sulli lirih dengan wajah
sulli yang terlihat sangat menyedihkan.” Pasti ada yang terjadi pada sulli dan
minho hyung”pikir taemin
“yoogeun
ah, ajushi membelikanmu robot power ranger edisi terbaru, saat ajushi di
amerika, yoogeun suka?, kalau suka jangan menangis lagi ya , ,” taemin menimang-nimang
gendongannya pada yoogeun agar yoogeun berhenti menangis
“jeongmal
ajushi?” seketika itu juga tangisan yoogeun berhenti dan digantikan dengan
senyuman, namanya juga anak kecil mudah melupakan kesedihan apabila mendengar
sesuatu yang sangat menyenangkan menurutnya
“ne,
sekarang masuk kedalam, robotnya ajushi letakkan di sofa ne!!” taemin
menurunkan gendongan dan dengan lincah yoogeun langsung berlari masuk rumah
Sekarang
tinggal sulli dan taemin, “ sulli ah , apa yang terjadi eoh?” taemin memegang
lengan tangan kiri sulli, seketika itu sulli langsung terduduk lemas dan
kembali menangis sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya,
taemin pun segera mensejajarkan posisinya dengan sulli
“yah,
sulli ah , wae, , “taemin semakin panik, sulli masih saja menangis ia tak
percaya atas apa yang ia lihat tadi
“sulli
ah kau tidak boleh seperti ini, kasihan yoogeun , kalian tak bisa memikirkan
ego kalian saja sulli ah “ taemin mencoba menasehati sulli, sekarang taemin
sudah menjadi namja yang berpikiran dewasa diusianya saat ini. Sulli mencoba
menenangkan dirinya ia mulai bicara dengan taemin, sulli menceritakan semua
yang ia lihat tadi , taeminpun seolah tak percaya mendengar pengakuan sulli
yang mengatakan minho dan yuri bermesraan di kantor
“hmm,
kita masuk saja, kita bicara didalam “ taemin pun membantu memapah sulli masuk
kedalam, dilihatnya yoogeun sedang bermain dengan cerianya, seolah-olah tak
terjadi apa-apa.
“bicarakan
baik-baik dengan minho hyung, kau harus mendengar penjelasannya juga, kau tau sendirikan
yuri noona memang menyukai minho hyung dari dulu” taemin mengusap-usap rambut
sulli , mencoba memberikan sedikit pengertian, sulli hanya mengangguk-angguk
ringan
“taemin
ajushi ,, ayo kita main bola , , ayo , , ,” yoogeun menarik-narik tangan taemin,
“ne,
ne, , ayo kita bermain bola ne , ajushi juga sudah lamakan tidak bermain dengan
yoogeun “ ucap taemin sembari mengacak acak rambut yoogeun, sulli hanya
tersenyum pada anaknya, “ maafkan eomma ya yoogeun ah “ batin sulli
Sulli
pov’s
Taemin
oppa sekarang menjadi namja yang lebih baik, berpikiran dewasa, berbeda sekali
dengan yang dulu, tapi kenapa sampai sekarang taemin oppa masih melajang,
bukannya SM sudah memberikan kebebasan untuk taemin oppa berkencan didepan
umum, entahlah mungkin dia sudah mempunyai seseorang yang ia suka, Cuma ia tak
ingin mengumbar kemesraannya saja”ucapku dalam hati , aku hanya memperhatikan
yoogeun dan taemin oppa bermain bola, saat yoogeun menendang bola , bola itu
tak sengaja mengenai mata taemin oppa , karena posisi taemin oppa yang sedikit
berjongkok, dengan cepat aku langsung menghampiri taemin oppa
“auw,
,aissh , , “ ujarnya sambil memegangi mata kirinya
“oppa,
gwenchana?” ujarku
“ajushi,
miane, , yoogeun tak sengaja!!” ucap yoogeun menyesal
“hehe,
ne yoogeun. ajushi gwenchana ne , “ ujar taemin oppa sambil memegang tangan
yooogeun. “ ajushi yang terlalu lemah hingga tak menyadari tendangan bola
yoogeun yang begitu hebat “ ucap taemin penuh semangat dan ia pun mencoba
tertawa, yang lalu diikuti tawa kecil dari yoogeun. : hehehe ia dong choi
yoogeun” ucapa yoogeun bangga,
“yoogeun,
tolong eomma ne , masuk kedalam dan minta pada ajuma untuk mengambilkan kotak
P3K ne” perintahku, yoogeun pun mengangguk mengerti dan segera masuk kedalam,
“oppa,
apakah sakit?”
“ani,
Cuma nyeri aja , hehe“
“oppa,!!
pelipis oppa berdarah ,” aku mencoba membersikan darah pada pelipis taemin oppa
dengan saou tanganku dan meniupnya sedikit agar tidak perih
Tiba-tiba
entah dari arah mana minho oppa datang , langsung mencengkram taemin dan
langsung menghajar wajah taemin oppa tepat di pelipis yang tadi terluka
Minho
pov’s
Ketika
aku sampai rumah aku melihat sulli dan taemin , sulli terlihat ingin mencium
kening taemin, sebelum itu terjadi aku langsung berlari kearah taemin , menyeretnya
berdiri dan segera menonjok wajahnya tanpa ampun.
“oppa.
Apa yang kau lakukan lepaskan taemin oppa” ujar sulli yang menarik-narik
tanganku agar aku berhenti memukul taemin, tapi aku tak perduli aku terus
memukul taemin dan mendorong sulli kebelakang agar ia tak menghalangiku
“HUAAAHAAUUAAAA , ,APPA JAHAT, APPA JAHAT , ,EOMMA ,BANGUN
EOMMA JANGAN TIDUR DI RUMPUT “ tangisan
yoogeun menghentikan pukulanku pada taemin, dan ketika itu juga aku lihat sulli
tengah tak sadarkan diri kepalanya menghantam batu mungkin karena aku
mendorongnya terlalu kuat, aku hanya mematung sungguh ini bukan yang aku ingin
kan , tubuh yang mencengkram kuat taemin tadi sekarang mulai lemas, dan bisa
aku lihat taemin buru-buru menggendong tubuh sulli masuk kedalam rumah. “ apa
yang aku lakukan pada istriku sendiri?, kemarahanku terhadap yuri, membuatku menjadi hilang
kendali, di tambah lagi aku melihat taemin dan sulli berdua, pada saat aku dan
sulli sedang dalam masalah, aku benar-benar tak sadarkan diri, hingga istriku
sendiri yang merasakan kemarahanku” batinku, tanpa sadar lutut ku ini tak mapu
menopang tubuh ku dan aku jatuh berlutut seketika itu juga
“APPA
JAHAT, APPA BUAT EOMMA BERDARAH APPA JAHAT HUAAAHHUAAA ” yoogeun berlari
kearahku, meneriakiku dan memukuliku,
“yoogeun
tidak mau punya appa seperti appa, appa jahat ” DEG ucapan yoogeun membuat
duniaku runtuh, aku hanya memandang yoogeun yang memukuliku dan segera masuk
kedalam, sungguh serasa dunia ini seperti kiamat saat yoogeun mengatakan tak
ingin mempunyai appa seperti ku
Taemin
pov’s
Aku
mendengar yoogeun menagis dan melihat sulli tak sadarkan diri dengan darah
segar yang mengalir dari keningnya, rasa sakit pukulan dari minho hyung tidak
aku perdulikan aku langsung mengendong sulli masuk kedalam dan membaringkannya
di sofa, segera aku telpon dokter pribadiku untuk datang kemari membantu
mengobati sulli, aku dan ajuma (pembantu rumah sulli) mencoba menghentikan
darah yang keluar dari kening sulli,
menjelang dokter datang
“ajushi
, eomma kenapa belum bangun hiks , hiks, ,” aku lihat yoogeun sedang menangis
di belakangku
“eomma
tidak apa-apa yeogeun . “ aku menenangkan yoogeun, tak lama aku lihat minho
hyung masuk kedalam dengan tatapan kosong ia menatap sulli dengan air mata yang
terus mengalir, aku tau sebenarnya minho hyung tak sengaja dan menyesali
perbuatannya
Author
pov’s
(backsound
2BIC – made yet another woman cry)
Minho
menatap sulli yang masih tak sadarkan diri, ia mengambil posisi berlutut ,
menggenggam tangan kanan sulli dan menciumnya “ maine ,chagiya, aku benar-benar
jahat, ku mohon maafkan aku” batin minho, ia memejamkan matanya dan terus
mencium tangan istrinya yang tengah pingsan dengan air mata yang meluap-luap
membanjiri pipinya
Hatinya
begitu hancur, ia yang menyebabkan semua ini terjadi, dengan tangannya sendiri
ia mendorong istrinya hingga terluka
“appa,
,appa jahat, yoogeun benci appa ,yoogeun benci appa” , minho kembali memejamkan
matanya ia tak sanggup mendengar anaknya sendiri yang mengatakan itu, “aku
telah membuat istriku seperti ini dan membuat anakku membenci diriku, suami dan
appa macam apa aku ini huh”batin minho, air mata minho semakin deras, dengan
rasa penyesalan yang begitu dalam
Taemin
yang melihat hal itu segera mengendong yoogeun masuk kekamar yoogeun, karena terlalu
lama menangis akhirnya yoogeun tertidur di gendongan taemin. Setelah itu dokter
pribadi taemin datang segera menutup luka sulli dan memberikannya beberapa obat
penghilang nyeri, ternyata lukanya tak begitu parah, Cuma ia tadi begitu shock
hingga pingsan tak sadarkan diri, setelah sulli di obatin sekarang giliran
taemin yang di obati karena banyaknya luka memar di wajah tampannya. Dan karena
ini taemin juga tidak bisa memenuhi jadwal pemotretan , latihan maupun konser,
“aku
minta maaf taemin, atas tindakanku padamu”, minho menundukan kepalanya merasa
bersalah
“hyung,
sulli tak seperti itu, tadi aku terluka saat bermain dengan yoogeun, jadi ia
sebenarnya berniat ingin mengobatiku hyung”. Ucap taemin yang semakin membuat
minho merasa bersalah, minho melirik sulli yang masih terbaring tak sadarkan
diri di ranjang kamarnya
“ne,
aku tau istriku takkan seperti itu” ujar minho dengan nada menyesal
“baiklah
hyung, selesaikanlah baik-baik dengan sulli, aku pamit pulang dulu “ pamit
taemin, lalu menepuk sedikit bahu minho, barulah ia meningglakan kamar minho
30
menit kemudian sulli sadarkan diri dan mendapati minho sedang duduk tertidur di
sampingnya, dengan kesadaran yang belum terkumpul, sulli segera melepas
pegangan minho dengan kasar, minho pun terkejut dan sadar dari tidurnya
“yeobo,
kau sudah sadar?’ minho segera mengambil gelas yang berisikan air putih untuk
ia berikan pada sulli, tapi dengan kasar sulli menepis pemberian minho itu,
otomatis gelas itu terjatuh kelantai dan pecah
“yeobo
. . “ ujar minho lirih
Sulli
mencoba bangkit tapi ia merasakan sakit di bagian kepalanya. “ auww appo”. “
gwencahana ?” tanya minho khawatir. Sulli menatam tajam minho, lalu membuang(?)
tangan minho yang memegang bahunya. “ aku tak perlu kau kasihani “ ujar sulli
ketus.
“
sungguh , sulli ah aku tak sengaja , amarahku yang membuatku lepas kendali dan
, , “
“
dan memukuli taemin tanpa ampun lalu mendorongku hingga seperti ini huh” emosi
sulli kembali naik
“miane
sulli ah” minho kembali menundukan kepalanya lagi
“oppa,
kalau kau sudah bosan denganku, aku harap oppa jujur, jangan permainkan
perasaanku ,hiks” air mata sulli kembali turun tanpa diperintah
“ani,
aku tak pernah sedikit pun merasa bosan padamu yeobo “ minho mengangkat
wajahnya dan mengenggam tangan istrinya
“lepaskan
aku oppa, kau tak perlu memikirkan aku, cukup kau pikirkan saja perasaan
yoogeun “ sulli sedikt mengambil napas, sekarang napasnya begitu sesak menahan
emosi. “ apa kau tak kasihan pada yoogeun eoh ?” sulli menepis tangan minho,
tapi minho lagi-lagi meraih tangan istrinya
“ani
, ani,, sulli ah kau dan yoogeun adalah hidupku bagaimana mungkin aku bisa
hidup tanda adanya salah satu dari kalian “ tanpa sadar, air mata minho pun
turun ia tak bisa melihat sulli tersakiti oleh dirinya
“percayalah
padaku sulli , aku tak pernah bermain belakang, aku mohon , sulli “ minho
memelas pada sulli, tapi sulli membuang wajahnya , ia tak ingin melihat wajah
minho
“sulli ,sulli kau istriku, hanya kau yang ada du
hatiku, tak akan ada wanita yang mampu mengantikanmu sulli, “ ujar minho terus
meyakinkan sulli
“bohong
, bohong , “ sulli terus berteriak bohong, hingga teriakannya berubah menjadi
teriakan kesakitan
“AAA,,aaaaa
,aaaaAAa perutku” sulli mengelijang kesakitan
“sulli
sulliah , yeobo wae ,” minho langsung berdiri dan memeriksa perut sulli. “ mana
yang sakit yeobo , yeobo kau kenapa” minho semakin ketakutan takkala melihat darah
segar mengalir dari bagian bawah sulli
“yeobo
,wae, ,ajuma, , ajuma, , “ teriak minho memanggil pembantunya
“AAAAA,AAA
, “ Teriakan sulli semakin kuat bersamaan keluarnya darah segar itu
(backsound
super junior - a good bye )
“yeobo
ottokhe “ minho benar-benar seperti orang gila, minho pun segera membawa sulli
kerumah sakit sedangkan yoogeun di biarkan tinggal dirumah bersama pembantu
rumah mereka ,sulli mengeluarkan banyak sekali darah hingga tangan dan baju
minho penuh dengan darah sulli, ia terus mengendong istrinya masuk kedalam
rumah sakit, banyak mata yang menatap miris pasangan itu. “bertahanlah sulli,aku
mohon bertahanlah demi aku dan anak kita yoogeun” ujar minho sepanjang
perjalanan karena sulli sudah tak sadarkan diri lagi
Minho
duduk diruang tunggu dengan bingung dan bimbang, otaknya sudah tidak berpikir
jernih lagi, ia tampak kusut dan menyedihkan, bahkan ia tak memperdulikan baju,
celana dan tangannya dipenuhi darah, beberapa saat kemudian dokter yang memeriksa sulli keluar ,
,minho pun langsung berlari kearah dokter itu
“dok,
bagaimana dok, bagaimana istri saya . .?tanya minho dengan nada cemas tingkat
dewa
Eskpresi
wajah dokter itu terlihat sangat memilukan, dokter itupun memulai jawabanya
dengan mengelengkan kepalanya dan menepuk-nepuk bahu minho, “anda harus ikhlas , tuan choi minho , , , ,
, , ,”
To
be countinue , ,
lanjut
nggak ni yaaaaaaaa? ;(
Like
and comentnya donkk ,, , , , ,chingudeul ,,gomawo

Keren.. Makasih chingu udah nyatuin kedua bias fav saya di FF hohoho XD
BalasHapusSaya minsul shipper.. kkkk~
10 Jempol buat Authornya!!! (y) (y) . . .
ikhlas knp ???
BalasHapuspenasaran ....
next :D