Minggu, 10 Maret 2013

Just for you (sequel dari our children) Chapter 2



Author : Linda

Main cast : Choi Minho
Choi Jin Ri a.k.a Sulli
Choi Yoogeun
Lee taemin


Didalam mobil sulli

“eomma, eomma kenapa berteriak didepan appa?, eomma jahat dengan appa hhhuuuauauahhhuuaa” yoogeun terus menangis

“eomma minta maaf ya sayang, eomma minta maaf, sekarang kita pulang ne
 “ sulli mencoba menenangkan anaknya dulu, baru ia jalankan mobilnya dengan air mata yang tak hentinya menetes

Sampai dirumah
Ternyata taemin sudah menunggu di rumah minho dan sulli, sudah lama ia tak berkunjung kesini karena ia baru pulang konser dunianya , tak lupa ia membawakan robot power ranger untuk keponakan kesayangannya itu, taemin sangat menyayangi yoogeun kalau ada waktu pasti taemin mengajak yoogeun jalan-jalan, membeli mainan bersama, taemin seperti appa kedua bagi yoogeun karena kesibukan minho yang membuatnya jarang bermain dengan anaknya itu. taemin yang duduk diteras untuk menunggu sulli dan yoogeun terkejut melihat yoogeun yang menangis dan mata sulli yang sembab dengan cepat taemin langsung menghampiri sulli yang baru keluar dari mobil sambil mengendong yoogeun

“yoogeun, wae, , , “ tanya taemin pada yoogeun dengan nada lembutnya

“ajushi, eomma marah –marah dengan appa, eomma memukul appa , eomma jahat “, yoogeun memberontak (?) dari gendongannya sulli, taemin pun langsung mengambil yoogeun dari gendongan sulli

“yoogeun ah, yoogeun tak boleh seperti itu dengan eomma ne  “, taemin menatap sulli lirih dengan wajah sulli yang terlihat sangat menyedihkan.” Pasti ada yang terjadi pada sulli dan minho hyung”pikir taemin

“yoogeun ah, ajushi membelikanmu robot power ranger edisi terbaru, saat ajushi di amerika, yoogeun suka?, kalau suka jangan menangis lagi ya , ,” taemin menimang-nimang gendongannya pada yoogeun agar yoogeun berhenti menangis

“jeongmal ajushi?” seketika itu juga tangisan yoogeun berhenti dan digantikan dengan senyuman, namanya juga anak kecil mudah melupakan kesedihan apabila mendengar sesuatu yang sangat menyenangkan menurutnya

“ne, sekarang masuk kedalam, robotnya ajushi letakkan di sofa ne!!” taemin menurunkan gendongan dan dengan lincah yoogeun langsung berlari masuk rumah

Sekarang tinggal sulli dan taemin, “ sulli ah , apa yang terjadi eoh?” taemin memegang lengan tangan kiri sulli, seketika itu sulli langsung terduduk lemas dan kembali menangis sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya, taemin pun segera mensejajarkan posisinya dengan sulli

“yah, sulli ah , wae, , “taemin semakin panik, sulli masih saja menangis ia tak percaya atas apa yang ia lihat tadi

“sulli ah kau tidak boleh seperti ini, kasihan yoogeun , kalian tak bisa memikirkan ego kalian saja sulli ah “ taemin mencoba menasehati sulli, sekarang taemin sudah menjadi namja yang berpikiran dewasa diusianya saat ini. Sulli mencoba menenangkan dirinya ia mulai bicara dengan taemin, sulli menceritakan semua yang ia lihat tadi , taeminpun seolah tak percaya mendengar pengakuan sulli yang mengatakan minho dan yuri bermesraan di kantor

“hmm, kita masuk saja, kita bicara didalam “ taemin pun membantu memapah sulli masuk kedalam, dilihatnya yoogeun sedang bermain dengan cerianya, seolah-olah tak terjadi apa-apa.

“bicarakan baik-baik dengan minho hyung, kau harus mendengar penjelasannya juga, kau tau sendirikan yuri noona memang menyukai minho hyung dari dulu” taemin mengusap-usap rambut sulli , mencoba memberikan sedikit pengertian, sulli hanya mengangguk-angguk ringan

“taemin ajushi ,, ayo kita main bola , , ayo , , ,” yoogeun menarik-narik tangan taemin,

“ne, ne, , ayo kita bermain bola ne , ajushi juga sudah lamakan tidak bermain dengan yoogeun “ ucap taemin sembari mengacak acak rambut yoogeun, sulli hanya tersenyum pada anaknya, “ maafkan eomma ya yoogeun ah “ batin sulli

Sulli pov’s

Taemin oppa sekarang menjadi namja yang lebih baik, berpikiran dewasa, berbeda sekali dengan yang dulu, tapi kenapa sampai sekarang taemin oppa masih melajang, bukannya SM sudah memberikan kebebasan untuk taemin oppa berkencan didepan umum, entahlah mungkin dia sudah mempunyai seseorang yang ia suka, Cuma ia tak ingin mengumbar kemesraannya saja”ucapku dalam hati , aku hanya memperhatikan yoogeun dan taemin oppa bermain bola, saat yoogeun menendang bola , bola itu tak sengaja mengenai mata taemin oppa , karena posisi taemin oppa yang sedikit berjongkok, dengan cepat aku langsung menghampiri taemin oppa

“auw, ,aissh , , “ ujarnya sambil memegangi mata kirinya

“oppa, gwenchana?” ujarku

“ajushi, miane, , yoogeun tak sengaja!!” ucap yoogeun menyesal

“hehe, ne yoogeun. ajushi gwenchana ne , “ ujar taemin oppa sambil memegang tangan yooogeun. “ ajushi yang terlalu lemah hingga tak menyadari tendangan bola yoogeun yang begitu hebat “ ucap taemin penuh semangat dan ia pun mencoba tertawa, yang lalu diikuti tawa kecil dari yoogeun. : hehehe ia dong choi yoogeun” ucapa yoogeun bangga,

“yoogeun, tolong eomma ne , masuk kedalam dan minta pada ajuma untuk mengambilkan kotak P3K ne” perintahku, yoogeun pun mengangguk mengerti dan segera masuk kedalam,

“oppa, apakah sakit?”

“ani, Cuma nyeri aja , hehe“

“oppa,!! pelipis oppa berdarah ,” aku mencoba membersikan darah pada pelipis taemin oppa dengan saou tanganku dan meniupnya sedikit agar tidak perih

Tiba-tiba entah dari arah mana minho oppa datang , langsung mencengkram taemin dan langsung menghajar wajah taemin oppa tepat di pelipis yang tadi terluka


Minho pov’s
Ketika aku sampai rumah aku melihat sulli dan taemin , sulli terlihat ingin mencium kening taemin, sebelum itu terjadi aku langsung berlari kearah taemin , menyeretnya berdiri dan segera menonjok wajahnya tanpa ampun.

“oppa. Apa yang kau lakukan lepaskan taemin oppa” ujar sulli yang menarik-narik tanganku agar aku berhenti memukul taemin, tapi aku tak perduli aku terus memukul taemin dan mendorong sulli kebelakang agar ia tak menghalangiku

“HUAAAHAAUUAAAA  , ,APPA JAHAT, APPA JAHAT , ,EOMMA ,BANGUN EOMMA JANGAN TIDUR DI RUMPUT “  tangisan yoogeun menghentikan pukulanku pada taemin, dan ketika itu juga aku lihat sulli tengah tak sadarkan diri kepalanya menghantam batu mungkin karena aku mendorongnya terlalu kuat, aku hanya mematung sungguh ini bukan yang aku ingin kan , tubuh yang mencengkram kuat taemin tadi sekarang mulai lemas, dan bisa aku lihat taemin buru-buru menggendong tubuh sulli masuk kedalam rumah. “ apa yang aku lakukan pada istriku sendiri?, kemarahanku  terhadap yuri, membuatku menjadi hilang kendali, di tambah lagi aku melihat taemin dan sulli berdua, pada saat aku dan sulli sedang dalam masalah, aku benar-benar tak sadarkan diri, hingga istriku sendiri yang merasakan kemarahanku” batinku, tanpa sadar lutut ku ini tak mapu menopang tubuh ku dan aku jatuh berlutut seketika itu juga

“APPA JAHAT, APPA BUAT EOMMA BERDARAH APPA JAHAT HUAAAHHUAAA ” yoogeun berlari kearahku, meneriakiku dan memukuliku,

“yoogeun tidak mau punya appa seperti appa, appa jahat ” DEG ucapan yoogeun membuat duniaku runtuh, aku hanya memandang yoogeun yang memukuliku dan segera masuk kedalam, sungguh serasa dunia ini seperti kiamat saat yoogeun mengatakan tak ingin mempunyai appa seperti ku


Taemin pov’s
Aku mendengar yoogeun menagis dan melihat sulli tak sadarkan diri dengan darah segar yang mengalir dari keningnya, rasa sakit pukulan dari minho hyung tidak aku perdulikan aku langsung mengendong sulli masuk kedalam dan membaringkannya di sofa, segera aku telpon dokter pribadiku untuk datang kemari membantu mengobati sulli, aku dan ajuma (pembantu rumah sulli) mencoba menghentikan darah yang keluar dari  kening sulli, menjelang dokter datang

“ajushi , eomma kenapa belum bangun hiks , hiks, ,” aku lihat yoogeun sedang menangis di belakangku

“eomma tidak apa-apa yeogeun . “ aku menenangkan yoogeun, tak lama aku lihat minho hyung masuk kedalam dengan tatapan kosong ia menatap sulli dengan air mata yang terus mengalir, aku tau sebenarnya minho hyung tak sengaja dan menyesali perbuatannya


Author pov’s
(backsound 2BIC – made yet another woman cry)

Minho menatap sulli yang masih tak sadarkan diri, ia mengambil posisi berlutut , menggenggam tangan kanan sulli dan menciumnya “ maine ,chagiya, aku benar-benar jahat, ku mohon maafkan aku” batin minho, ia memejamkan matanya dan terus mencium tangan istrinya yang tengah pingsan dengan air mata yang meluap-luap membanjiri pipinya

Hatinya begitu hancur, ia yang menyebabkan semua ini terjadi, dengan tangannya sendiri ia mendorong istrinya hingga terluka

“appa, ,appa jahat, yoogeun benci appa ,yoogeun benci appa” , minho kembali memejamkan matanya ia tak sanggup mendengar anaknya sendiri yang mengatakan itu, “aku telah membuat istriku seperti ini dan membuat anakku membenci diriku, suami dan appa macam apa aku ini huh”batin minho, air mata minho semakin deras, dengan rasa penyesalan yang begitu dalam

Taemin yang melihat hal itu segera mengendong yoogeun masuk kekamar yoogeun, karena terlalu lama menangis akhirnya yoogeun tertidur di gendongan taemin. Setelah itu dokter pribadi taemin datang segera menutup luka sulli dan memberikannya beberapa obat penghilang nyeri, ternyata lukanya tak begitu parah, Cuma ia tadi begitu shock hingga pingsan tak sadarkan diri, setelah sulli di obatin sekarang giliran taemin yang di obati karena banyaknya luka memar di wajah tampannya. Dan karena ini taemin juga tidak bisa memenuhi jadwal pemotretan , latihan maupun konser,

“aku minta maaf taemin, atas tindakanku padamu”, minho menundukan kepalanya merasa bersalah

“hyung, sulli tak seperti itu, tadi aku terluka saat bermain dengan yoogeun, jadi ia sebenarnya berniat ingin mengobatiku hyung”. Ucap taemin yang semakin membuat minho merasa bersalah, minho melirik sulli yang masih terbaring tak sadarkan diri di ranjang kamarnya

“ne, aku tau istriku takkan seperti itu” ujar minho dengan nada menyesal

“baiklah hyung, selesaikanlah baik-baik dengan sulli, aku pamit pulang dulu “ pamit taemin, lalu menepuk sedikit bahu minho, barulah ia meningglakan kamar minho

30 menit kemudian sulli sadarkan diri dan mendapati minho sedang duduk tertidur di sampingnya, dengan kesadaran yang belum terkumpul, sulli segera melepas pegangan minho dengan kasar, minho pun terkejut dan sadar dari tidurnya

“yeobo, kau sudah sadar?’ minho segera mengambil gelas yang berisikan air putih untuk ia berikan pada sulli, tapi dengan kasar sulli menepis pemberian minho itu, otomatis gelas itu terjatuh kelantai dan pecah

“yeobo . . “ ujar minho lirih

Sulli mencoba bangkit tapi ia merasakan sakit di bagian kepalanya. “ auww appo”. “ gwencahana ?” tanya minho khawatir. Sulli menatam tajam minho, lalu membuang(?) tangan minho yang memegang bahunya. “ aku tak perlu kau kasihani “ ujar sulli ketus.

“ sungguh , sulli ah aku tak sengaja , amarahku yang membuatku lepas kendali dan , , “

“ dan memukuli taemin tanpa ampun lalu mendorongku hingga seperti ini huh” emosi sulli kembali naik

“miane sulli ah” minho kembali menundukan kepalanya lagi

“oppa, kalau kau sudah bosan denganku, aku harap oppa jujur, jangan permainkan perasaanku ,hiks” air mata sulli kembali turun tanpa diperintah

“ani, aku tak pernah sedikit pun merasa bosan padamu yeobo “ minho mengangkat wajahnya dan mengenggam tangan istrinya

“lepaskan aku oppa, kau tak perlu memikirkan aku, cukup kau pikirkan saja perasaan yoogeun “ sulli sedikt mengambil napas, sekarang napasnya begitu sesak menahan emosi. “ apa kau tak kasihan pada yoogeun eoh ?” sulli menepis tangan minho, tapi minho lagi-lagi meraih tangan istrinya

“ani , ani,, sulli ah kau dan yoogeun adalah hidupku bagaimana mungkin aku bisa hidup tanda adanya salah satu dari kalian “ tanpa sadar, air mata minho pun turun ia tak bisa melihat sulli tersakiti oleh dirinya

“percayalah padaku sulli , aku tak pernah bermain belakang, aku mohon , sulli “ minho memelas pada sulli, tapi sulli membuang wajahnya , ia tak ingin melihat wajah minho

“sulli  ,sulli kau istriku, hanya kau yang ada du hatiku, tak akan ada wanita yang mampu mengantikanmu sulli, “ ujar minho terus meyakinkan sulli

“bohong , bohong , “ sulli terus berteriak bohong, hingga teriakannya berubah menjadi teriakan kesakitan

“AAA,,aaaaa ,aaaaAAa perutku” sulli mengelijang kesakitan

“sulli sulliah , yeobo wae ,” minho langsung berdiri dan memeriksa perut sulli. “ mana yang sakit yeobo , yeobo kau kenapa”  minho semakin ketakutan takkala melihat darah segar mengalir dari bagian bawah sulli

“yeobo ,wae, ,ajuma, , ajuma, , “ teriak minho memanggil pembantunya

“AAAAA,AAA , “ Teriakan sulli semakin kuat bersamaan keluarnya darah segar itu

(backsound super junior - a good bye )

“yeobo ottokhe “ minho benar-benar seperti orang gila, minho pun segera membawa sulli kerumah sakit sedangkan yoogeun di biarkan tinggal dirumah bersama pembantu rumah mereka ,sulli mengeluarkan banyak sekali darah hingga tangan dan baju minho penuh dengan darah sulli, ia terus mengendong istrinya masuk kedalam rumah sakit, banyak mata yang menatap miris pasangan itu. “bertahanlah sulli,aku mohon bertahanlah demi aku dan anak kita yoogeun” ujar minho sepanjang perjalanan karena sulli sudah tak sadarkan diri lagi

Minho duduk diruang tunggu dengan bingung dan bimbang, otaknya sudah tidak berpikir jernih lagi, ia tampak kusut dan menyedihkan, bahkan ia tak memperdulikan baju, celana dan tangannya dipenuhi darah, beberapa saat  kemudian dokter yang memeriksa sulli keluar , ,minho pun langsung berlari kearah dokter itu

“dok, bagaimana dok, bagaimana istri saya . .?tanya minho dengan nada cemas tingkat dewa

Eskpresi wajah dokter itu terlihat sangat memilukan, dokter itupun memulai jawabanya dengan mengelengkan kepalanya dan menepuk-nepuk bahu minho,  “anda harus ikhlas , tuan choi minho , , , , , , ,”

To be countinue , ,

lanjut nggak ni yaaaaaaaa? ;(
Like and comentnya donkk ,, , , , ,chingudeul ,,gomawo


2 komentar:

  1. Keren.. Makasih chingu udah nyatuin kedua bias fav saya di FF hohoho XD
    Saya minsul shipper.. kkkk~
    10 Jempol buat Authornya!!! (y) (y) . . .

    BalasHapus
  2. ikhlas knp ???
    penasaran ....
    next :D

    BalasHapus