Minggu, 10 Maret 2013

Just for you (sequel dari our children) Chapter 7 end



Author : Linda

Main cast :     Choi Minho
Choi Jin Ri a.k.a Sulli
Choi Yoogeun

Siders  : lee taemin dan kwon yuri


Sulli melepaskan pelukkanku,

(Backsong 2bic made yet another woman cry)

“oppa, kita berpisah saja”

Serasa gunung fuzi jatuh di atas kepalaku, mendengar sesuatu yang yang tak pernah ingin aku dengar selama aku ada didunia ini. berpisah dengan sulli sama saja seperti ragaku keluar dari jasadku

‘”mwo  . ? ucapku seolah-olah tak percaya tapi memang aku tak percaya sulli akan mengatakan itu

“oppa, hiks, , hiks” sulli menundukan kepalanya dan menangis aku juga tau ini bukan kemauannya

“ani , aku tidak bisa , tidak mau dan tidak akan pernah meninggalkanmu “ ucapku ,aku mundur beberapa langkah, membiarkan sulli berdiri disana

“apa yuri, apa yang ia katakan denganmu sulli ah”

“aku , aku , ,ak , , “ bisa kudengar suara sulli semakin parau

Author pov’s

“aku mohon oppa, untuk sekarang ini kita jangan bertemu dulu aku ingin mengitropeksi diriku dulu  ,, aku rasa aku masih banyak kekurangan, hingga ,kau , hingga , ,kau ” sulli tak mampu melanjutkan ucapannya dia segera membalikan badannya mencoba menghindari tatapan minho,

 tiba-tiba minho memeluknya dari belakang

“aku mohon sulli ah jangan tinggalkan aku , aku tidak seperti yang yuri katakan . persetan apa yang ia katakan tentang aku, kau yang paling mengerti aku, kau harus percaya padaku sulli ah” minho mempererat pelukkannya.  sulli bingung tentang perasaannya. Disatu sisi dia memang tau minho tidak akan pernah melakukan itu pada dirinya, tapi disaat ia ingin mempercayai  hatinya pada minho tiba-tiba foto yang ia lihat tadi muncul kembali dan itu yang membuatnya hatinya sangat sakit dan sungguh menyesakkan

“lepaskan aku oppa” ujar sulli sambil melepaskan diri dari dekapan minho

“aku mohon, kalau kau mencintaiku, kabulkkan permintaanku , untuk sementara waktu kira jangan bertemu dulu, aku akan membawa yoogeun bersamaku oppa!!!! oppa tau kan aku tak bisa hidup tanpa yoogeun” sulli kembali membalik badannya dan berjalan menuju kamarnya

“kau pikir aku bisa hidup tanpa yoogeun, kau pikir aku bisa hidup tanpa dirimu” sulli terkejut atas pernyataan minho, sulli pun perlahan menoleh kebelakang dan mendapati minho sedang memandangnya dengan air mata yang sudah berlinang membasahi wajah tampannya, sulli benar-benar tidak tahan meliahat suaminya menangis, sakit melihat orang yang dicintai mengeluarkan air mata walaupun setetes, sulli kembali menghadap kedepan dia tak sanggup melihat minho seperti itu, sulli pun mencoba menahan air matanya, ia mencoba mendekap mulutnya, ia tak ingin minho mendengar tangisannya

“sulli ah, kau tau cintaku kepadamu sungguh tulus, walaupun suatu saat nanti kita berpisah, aku ingin hanya maut yang memisahkan kita tapi akupun tak yakin akan mampu berpisah denganmu saat maut itu tiba, lebih baik  aku yang mati terlebih dahulu dari pada aku melihatmu yang pergi mendahuluiku ,aku , , ,, , “ terdengar suara minho di campur isakan tangisannya

“oppa , miane, , “ucap sulli dalam hati, ia memejamkan matanya ia menahan air mata yang tak kunjung berhenti . yang sulli ingin kan saat ini hanya berlari kedalam pelukan suaminya dan meminta maaf, tapi lagi-lagi foto brengsek itu kembali muncul dipikiran sulli, yamg membuat tubuh sulli menahan untuk tidak berlari kearah minho

“aku sangat mencintaimu sulli melebihi dari diriku sendiri dan aku mau menjual nyawa dan jasadku asalkan aku bisa terus bersamamu” suara minho terdengar serius tapi masih di banjiri air mata

Sulli yang tak tahan lagi langsung beranjak dari tempatnya berdiri ,

Bruk , ,

Langkah kaki sulli terhenti saat mendengar ada sesuatu yang jatuh , ketika sulli menoleh kebelakang ia mendapati minho sudah jatuh berlutut dihadapannya, sambil menundukkan kepalanya bahkan air matanya dapat terlihat menetes membahasi lantai

“aku mohon sulli percayalah padaku, aku mohon aku mohon, ,, ” suara yang sangat pelan namun sangat terdengar menyedihkan, sulli membulatkan matanya terkejut melihat suaminya berlutut dihadapannya. karena hanya meminta agar ketulusan cintannya dapat di percaya, sulli langsung berlari kearah minho mensejajarkan posisinya dan memeluk suaminya dengan erat

“oppa, ya , aku percaya padamu, yuri eonni bohong, suamiku takkan bisa melakukan hal menjijikan itu, dia bohong walapun foto itu asli kebenarannya tapi aku tau itu hanya jebakan untukmu, ne aku tau hanya aku yang kau cintai , aku mohon maafkan aku oppa hiks, , hiks “ sulli mempererat pelukkanya pada minho, minho membalasnya ia memeluk sulli erat sekali seolah-olah bumi ini sudah mau kiamat dan mereka akan dipisahkan oleh maut. “ gomawo sulli, jebal, , percaya padaku”ucap minho ditengah isakan tangisnya, iapun membenamkan wajahnya bahu sulli yang sedang memeluknya dan bisa dirasakan pula anggukan sulli yang menjadikan perwakilan jawabannya atas ucapan minho. “aku sangat mencintaimu sulli ,sangat ,”ucap minho lagi, ‘ ne oppa, aku tau itu, aku juga sangat mencintaimu jeongmal saranghae”

Pagi harinya

“Chagiya , , ,” ucap minho sambil memeluk sulli dari belakang , kebiasaan minho setiap pagi saat melihat punggung istrinya yang sedang menganggur

“ne, yeobo , aku sedang membuat sarapan ,duduklah disana” sulli mengerakan sedikit kepalanya kebelakang menunjukan letak meja makan

“chagiya, ,” ucap  inho dengan nada manja

“hmmm , oppa, wae,? , kau mau selai coklatmu di tambah?” ujar sulli yang masih sibuk dengan kegiataanya mengoles selai coklat kesukaan minho (anggep aja ya minho doyan selai coklat)

“ani , ,”

“hm, jadi oppa mau apa?” tanya sulli

“aku mau ini” minho memutar tubuh sulli , sehingga posisi sulli sekarang menghadap minho

“mw , mw ,mwo ,, oppa?”sulli terkejut melihat suaminya yang tiba-tiba berprilaku seperti ini ,

“kau tadi tanya aku mau apakan?”tanya minho sambil terenyum genit pada sulli

“aku mau ini, , . .”minho mendekati wajahnya pada wajah sulli dan

Sensor , ,------ sensor -------sensor--- (banyak anak kecil)

Beberapa menit kemudian

“appa, eomma sedang apa?” suara yoogeun mengejutkan minho dan sulli, mereka pun saling melepaskan tautan diantara mereka dan menjadi salah tingga

“aissh,,,,appa mau kekamar mandi dulu ya” ujar minho yang segera lari kekamar mandi, sulli hanya terseyum dibalik punggung tangannya melihat kelakuan suaminya
“appa?” panggil yoogeun yang sedang disuapi sulli

“ne aegy , “ ujar minho lalu menatap anaknya penuh dengan senyuman

“nanti, yoogeun bolehkan main jalan-jalan lagi dengan taemin ajushi” ucap yoogeun dengan wajah innoncentnya

minho melirik sulli yang kebetulan juga sedang memandangi suaminya menanti jawaban apa yang dikeluarkan oleh suaminya, minho tiba-tiba tersenyum

“bagaimana kalau yoogeun ikut dengan appa kekantor, lalu setelah appa selesai kerjanya , kita jemput eomma dirumah baru kita jalan-jalan gimana?”

“yeobo , nanti jadi merepotkanmu oppa” sulli sedikit khawatir

“ani, , ruang kerjaku kan lebar, jadi dia bisa bermain disana, lagian aku juga ingin memperkenalkan pewaris kita ( minho mengusap kepala anaknya) pada orang-orang di perusahaan,, yoogeun mau?”

‘ne, appa , ,yee , yeee” yoogeun kegirangan, sulli hanya tersenyum melihat yoogeun dan suaminya, “bahagianya hidup diantara mereka”ucap sulli dalam hati


“yoogeun ah . . “

“taemin oppa” sulli keluar dari kamarnya dan segera menghampiri taemin

Taemin meneliti setiap sudut ruangan mencari sesosok makhluk yang imut dan mengemaskan itu, sulli  tersenyum. “ yoogeun pergi dengan appanya kekantor, oppa!” ujar sulli. “ eoh, ,minho hyung membawa yoogeun apa tidak apa-apa?” tanya taemin. “ appanya bilang tidak apa-apa” sulli tersenyum hangat pada taemin, senyum itu yang ingin dimiliki taemin dari dulu .

“kau sedang sekali sulli ah” ujar taemin sambil tersenyum tipis

“eoh benarkah,apakah kelihatan sekali” sulli berhenti tersenyum dan memegang wajahnya dengan kedua tangannya lalu kembali tersenyum, “ ne oppa, aku sudah baikkan dengan minho oppa”

“aku bingung, apakah aku harus bahagia melihat sulli berbaikan dengan minho hyung , ataukah aku harus sedih karena waktu aku bersama sulli dan yoogeun akan kembali berkurang” batin taemin sambil memandang sulli tanpa ekspresi

“oppa?” sulli menyadarkan taemin dari pemikirannya

“eoh, ne, ,sulli , chukkae  ,” taemin terseyum , senyum yang di paksakan hingga terkesan aneh

“oppa. Gwenchana?” tanya sulli yang melihat ekspresi taemin yang berubah menjadi aneh . .

“ne, gwenchana, baiklah, kalau begitu , oppa pulang dulu , salam dengan minho hyung dan yoogeun”

“ne, oppa hati-hati” sulli kembali tersenyum, taemin hanya memandang lirih senyum itu, senyum yang dimiliki minho, dan taemin hanya bisa memandanginya dari kejauhan tanpa bisa memiliki senyum itu dan sipemilik senyum itu


Semua orang dikantor sangat senang dengan kedatangan yoogeun, banyak yang memuji kemiripan yoogeun dan minho, yoogeun yang banyak disukai karyawan wanita karena wajah tampan ayahnya yang sangat melekat pada wajahnya , hingga yoogeun tidak sendiri saat menunggu minho yang sedang menghadiri rapat ataupun sedang bekerja

“yoogeun ah , “ panggil minho

“ne appa” yoogeun menoleh kearah inho yang sedang berdiri di sampingnya

“yuk , kita pulang, eomma pasti sudah menunggu kita dirumah” minho menyamai posisinya dengan yoogeun

“baiklah appa” yoogeun langsung memeluk appanya, minhopun tersenyum dan langsung mengendong anaknya

Ketika minho sedang mengendari mobilnya , ponsel minho bergetar
“hmm, oner hyung, tumben dia menelponku” ujar minho sembari melirik ponselnya sekilas lalu kembali fokus kejalan, yoogeun masih asik dengan mainan pemberian ajuma , ajuma saat dikantor appanya tadi

“ne hyung, wae?”
“minho ah”
“hmmm. . .”
“minho ah hubunganmu dengan sulli baik-baik sajakan?” kepanikan terdengar dari nada suara onew
“ne hyung kemarin ada sedikit kesalahpahaman, memangnyada apa hyung?”
“begini, hyung dengar restoran yuri ditutup karena bangkrut, setelah ada pelanggan yang melihat dia bertengkar hebat dengan sulli, istrimu” minho langsung menepi
“trus hyung?” minho tambah penasaran
“trus juga yuri, dipecat dari kantornya karena perusahaanmu membatalkan kontrak dengan perusahaan dimana dia bekerja
“jeongmal , itu pembalasan untuk dia karena hampir membuat keluargaku hancur hyung” minho melihat yoogeun yang masih asik bermain di sebelahnya dan dia terseyum
“wah, wah dia masih mengilaimu ternyata”
“aku tak perduli hyung, yang aku perdulikan adalah sulli dan yoogeun” minho masih menatap yoogeun , yoogeun pun yang mendengar namanya disebutkan appanya langsung menatap appanya “ ne appa?” yoogeun tersenyum dengan eyes smilenya
“ani yoogeun ah” minho membelai rambut anaknya. “ne hyung aku harus pulang sulli ku menungguku di rumah ne” ujar minho
“ne,, ne, salam dena yoogeun dan sulli ne , “
“yoogeun ah, onew ajushi titip salam padamu” ujar minho pada yoogeun

“ne, onew ajushi , saranghae , ,: teriak yoogeun yang terdengar banyak fallsnya
“heheh, baiklah annyeong”
“annyeong” minho mematikan sambungan panggilannya dan mulai menjalakan mobilnya


“chagiya, oppa baringkan dulu ya yoogeun dikamar” ujar minho pada sulli , sulli terseyum dan mengangguk mengiyakan ucapan suaminya.

minho mengajak sulli dan yoogeun keliling kota seoul, bermain di dunia fantasi, piknik, belanja, mereka tidak menyia-nyiakan waktu yang jarang mereka dapatkan ini, minho pun menceritakkan musibah yang dialami yuri oleh kelakuannya sendiri, yuri menghancurkan dirinya sendiri, sulli yang dasarnya memang baik hati malah menyayangkan apa yang terjadi pada yuri, bahkan ia meminta minho untuk menyetujui kesepakatan kerja sama antara perusahaan minho dan perusahaan dimana yuri bekerja, tapi sepertinya hal itu ditolak minho karena dia tak ingin mengambil resiko bila yuri tiba-tiba kembali melaaukan hal gila lagi yang membuat hubungan keluarganya merenggang

“oppa, aku sudah siapkan air panasnya, oppa mandi saja dulu ne” ujar sulli saat minho masuk kekamarnya

Kau sudah mandi chagiya, ?” ujar minho yang sedang membuka jaketnya di bantu oleh sulli

“ne oppa” sulli tersenyum. “cepatlah , badanmu bau” sulli menutup hidungnya , menggoda minho

“yah, enak saja , “ minho mencoba mencium bawah ketiaknya “ heheh, ia juga , baiklah aku mandi dulu ya yeobo ,kau harus menungguku” ujar minho sambil mengajak-ajak rambut sulli yang sedit basah dan mengoda minho (xixixixix)

“ne oppa, kapan aku tak pernah menunggumu?” sulli memanyunkan bibirnya, melihat sulli seperti itu cukup membuat minho menelan ludahnya

‘yah, oppa, kenapa menatapku seperti itu” sulli menyilangkan tangan didadanya

“yah, apa yang kau lakukan choi sulli” minho sedikit menjitak istrinya” kau itu istriku , kenapa kau takut ” ujar minho dengan wajah yang sedikit sebal. “hehehe, , miane , yeobo , “ sulli tertawa melihat eskpresi suaminya.”sudah lah , ayo , , mandi , mandi , ,”sulli mendorong tubuh suaminya masuk kekamar mandi, minho hanya tersenyum melihat kelakuan sulli yang selalu mengemaskan

Sulli sedang asik merapikan ranjang king sizenya, “waah, lelah juga” sulli mengerakkan pinggangnya kekiri dan kekanan setelah itu dia naik keranjangnya menunggu suaminya yang belum selesai mandi, kerena lama sulli mengambil majalah yang ada di meja riasnya untuk mengusir kebosanannya dan rasa kantuk , takut suaminya akan marah kalau dia tidur duluan, ketika sulli sedang asik melihat-lihat majalah, sulli dikejutkan dengan kedatangan minho , yang tiba-tiba memunculkan wajahnya dari balik majalah yang sedang ia baca

“OMO  ,omo , oppa kau mengejutkkanku ,, “ ucap sulli sambil memegang dadanya karena terkejut

“Heheh, miane chagiya habisnya kau asik sekali membaca hingga tak menyadari aku sudah selesai mandi” minho nyengir kuda lalu duduk di sebelah sulli , minho mengambil majalah yang tadi sulli pegang lalu meletakkannya kembali di tempat semula , sulli tersenyum dan segera menyandarkan kepalanya didada bidang suaminya minho

“oppa”
“ne,chagiya ” ucap minho sambil membelai lembut rambut istrinya yang berada didalam pelukkanya

“maafkan aku , “ suara sulli mulai terdengar terisak, minho yang menyadari itu langsung mengangkat kepala istrinya agar bisa terlihat olehnya

“wae, chagiya gwenchana?”

Sulli menggelang “ karena keegoisanku, kita kehilangan adiknya yoogeun” , minho tersenyum dan menghapuskan air mata istrinya

“ani, ini bukan sepenuhnya kesalahan mu chagiya ,aku juga minta maaf ya, kau mau maafkan oppa?” tanya minho sambil memperlihatkan senyuman yang paling menawan

“ne, oppa, , aku juga minta maaf” sulli kembali memeluk dada suaminya, minho tersenyum  , beerapa saat suasana hening ,

“chagiya?” panggil minho

“ne oppa” sulli mendongakkan kepalanya agar bisa melihat wajah tampan suaminya

“hmmm , , “

“wae oppa” sulli bangkit dari posisinya ,dan duduk menghadap suaminya

“hmm , ,kita , kita , , “ minho berubah menjadi salah tingkah

“wae, oppa kita wae?”

“yoogeun kan bilang ingin mempunyai adik kecil yang cantik, jadi , bagaimana kalau kita , ,” wajah minho kembali memerah, ,

“hahhahaha, ,” sulli tertawa

“yah, sulli ah, kenapa tertawa , memangnya ada yang lucu?, ya sudah , tidurlah aku sudah mengantuk” minho segera berbaring dan memunggungi sulli, minho tersenyum ia mengingat saat bulan madunya dengan sulli, sulli merajuk dan melakukan hal ini juga, hingga minho yang membujuknya, minho ingin sulli yang melakukannya kali ini membujuknya dan , , , ,

Minho terus menunggu tapi kenapa sulli tidak membujuknya , minho sedikit melirik sulli tapi sulli malah telah berbaring dan juga memunggungi minho

“yah, sulli ah, kenapa kau tidak membujuk suamimu yang sedang merajuk ini” ucap minho sedikit sebal karena sulli tak kunjung merayunya

Sulli menoleh kebelakang dengan tampang polosnya, “ne, wae, , oppa?aku kira oppa memang sudah mengantuk dan ingin segera tidur” ucap sulli polos ,

“aisshh, , kau ini ,sini “ minho menarik tubuh sulli sedikit kearahnya , dan menatap sulli dalam-dalam , , posisi minho sekarang berada di atas sulli, sulli awalnya bingung dengan perlakuan minho tapi lama-lama dia mengerti dan tersenyum sekaligus mengalungkan tangannya pada leher minho, minho terkejut dam membelalakan matanya “wae  , kenapa diam ,oppa, yoogeun bilang ingin punya adikkan ?” ucap sulli sambil tersenyum jahil pada minho ,minho pun tersenyum pada istrinya, “kau siap?” tanya minho , dan sullipun mengangguk pasti

Dan begitulah terjadi proses pembuatan adiknya yoogeun , ok , end, ,end, ,end, , ,,

Comentnya ya chingudeul, kesan dan pesan untuk ff ini juga jangan lupa , ne, , author suka baca tu komen-komen yang panjang-panjang soal ff yang author buat ,, okk , gomawo dah baca dan miane kalau ceritanya gaje, aneh, and ngk bagus , ,






7 komentar:

  1. wakakakakak, gak baca dari awalnya, abis males ada si Yuri. jadi baca blakangnya aja. . xixi. . Bikin NC nya dong...
    #Eh #plakplok

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum bisa eon , ,hahaha, eonni aja gih ,hahaha pasti sukses buatnya hahahahahahaha

      Hapus
  2. Daebak! Keren banget, aku udah baca dari awal dan ternyata endingnya persis kaya yg aku harapin ^^

    BalasHapus
  3. Aaaahh.. keren chingu..
    happy ending.. :D

    BalasHapus
  4. bguz.... akhrnya happy ending jg..

    BalasHapus
  5. bagus cerita'a ....
    ditunggu ff yg lain yaa :)

    BalasHapus
  6. eooonnni. aku jadi sedih bgt,, baca aja kayak beneran hemm aku kayak liat drama korea beneran, ceritanya menyedihkan dan sangat mengharukan.. aku aja sampai menangis tersedu-sedu, dan tak sempat berhenti sampai capek mataku menahan air mata yang selalu bercucuran di pipiku...
    lanjut lagi ff nya eoon aku tunggu,,, figghtinngg!

    BalasHapus