Can you hear my heart (chapter 5)
Author : taE_Nda
Genre : romantice| sad | comedy | family
Main cast : choi jin ri a.k.a sulli |
Choi minho
“awww appo , , ,” lutut kaki
kanan ku berdarah sakit sekali , aku melihat kearah mobil minho tapi mobilnya
sudah menghilang jadi dia benar-benar meninggalkan aku sendiri disini
Minho pov’s
“di suruh masuk , malah bengong
jadi jangan salahkan aku jika aku tinggal” ujarku, sekarang aku dalam perjalanan
ke cafe tempat aku biasa nongkrong dengan chingudeulku
saat aku sampai dan membuka pintu cafe “hyung
, , “ myungsoo yang pertama menyambutku “eoh ne,,,,” aku duduk di sebelahnya
sedangkan yang lain kelihatannya pada belum datang “ kau belum menghubungi
hyung lain “. “sudah sebentar lagi mereka datang “ aku hanya mengangguk tapi
dipikiranku masih memikirkan sulli,” apa tidak apa-apa ya kalau aku
meninggalkannya, tapi tak apalah diakan sudah besar” ucapku dalam hati mencoba
meyakinkan pada diriku kalau sulli pasti baik-baik saja
Sulli pov’s
aku tak bisa berjalan , terlalu
sakit jadi ku putuskan untuk duduk di bangku taman kampus. hari sudah mulai
gelap lebih baik aku menelpon supirku , tapi sialnya saat ku lihat i-phoneku
sudah low, benar-benar low “aisssh sial, ,,,,hiksss , hiks, “ aku sudah ingin
menangis, di kampus sudah sangat sepi karena nanti malam kan malam minggu jadi
tidak ada lagi mahasiswa yang kuliah untuk jam malam , aduhh bagaimana ini ,
mana lukaku semakin nyeri, kalau ada taemin oppa pasti dia tidak akan
membiarkanku sakit seperti ini, ,,,,
flash back
“huaaaaah appoooo,, oppa, , oppa”
aku meneriaki taemin yang saat itu berlari mendahuluiku, aku hendak mengejarnya
tapi aku malah terjatuh tersandung kakiku sendiri . saat ia melihatku terlihat
kekhawatiran yang sangat memburu dirinya ia langsung berlari kearahku
“chagiya, wae, ,” tanyanya cemas
“appo ,oppa , ,hiks,, hikss” ia
segera mengendongku dan berlari ke arah mobilnya membawaku kerumah sakit
padahal lukaku bukan tergolong luka yang parah.
Dirumah sakit seoul
“dokter, apa luka kakinya serius
?” tanyanya saat dokter selesai mengobati kakiku
“tidak, kaki yeoja anda hanya
terkilir sedikit saja “ ujar dokter itu, tapi aku bisa melihat kecemasannya
masih belum hilang, taemin oppa segera duduk dan memelukku “ chagiya miane, ,
gara-garaku kau kesakitan seperti ini”.”aniyo oppa , ,gwenchana “ aku melepas
pelukkannya dan menatapnya penuh dengan senyuman “ ingat,kalau aku berlari
cukup panggil aku saja, jangan mengerjarku ne, , ,kalau kau memanggilku aku
pasti yang akan berlarih kearahmu ,arasho ?”. ia sangat tulus mengucapkan itu
bisa terlihat dari matanya “ ne, ,araso , “ kemudian ia kemudian ia menarikku
dalam pelukkannya lagi, aku hanya tersenyum, terima kasih tuhan kau telah
memberikan namja ini kedalah hidupku
Flashback end
Tapi kenapa sekarang ia pergi
meninggalkanku “taemin oppa, taemin oppa sekarang aku memanggilmu, kenapa kau
tak datang kemari oeh ?” teriakku, apa yang telah aku perbuat hingga ia tega
melakukan hal ini padaku, tak aku sangka air mataku menetes
Hari sudah semakin gelap,
kepalaku terasa sakit, semakin lama kok semakin gelap , aku merasakan lemas di
seluruh tubuhku dan ..................
Minho pov’s
Pulang dari cafe aku segera
pulang, pasti gadis cerewet itu akan memarahiku . ketika hendak masuk kekamar
“tuan muda ,apakah nona muda tidak bersama anda?” aku menoleh dan mengeritkan
dahi “ apakah dia belum pulang ?”, “belum tuan muda” ajumma oh mulai terlihat
cemas “kalian sudah menghubunginya ?” . “sudah tuan, tapi nomornya tidak aktif
“kemana dia “gumamku, tak pikir panjang aku segera berlari menuju mobilku
jangan-jangan dia masih di kampus
---
Author pov’s
Minho langsung memarkirkan
mobilnya di sembarang tepat ia segera berlari ketempat dimana ia meninggalkan
sulli “kemana yeoja itu “ minho memutarkan padangannya , tapi tiba-tiba sesosok
yeoja terbaring di bangku taman mengalihkan pandangannya “ sulli “ saat
menyadari itu minho segera berlari kearahnya , minho hendak memarahinya kenapa
ia malah tidur disini bukan pulang tapi darah yang terus mengalir di lutut
sulli membuat minhi menjadi bungkam “ darah , “ minho terkejut dan mencoba
membangunkan sulli tapi sulli tak kunjung bangun merasakan ada yng aneh dengan
sulli , minho segera mengendongnya ada perasaan takut dalam diri minho, bukan
takut karena akan kena marah dengan appa eomma nya ataupun orang tua sulli,
tapi ia takut terjadi sesuat pada gadis yang sedang ia gendong ini
--
Minho membawa sulli kerumah sakit
terdekat ketika dokter yang merawat sulli keluar dari kamar rawat sulli minho
segera menghampirinya “ dok, bagaimana?”
“dia tidak kenapa-kenapa”
“lukanya , , ?” tanya minho saat melihat darah yang
mengalir dilutut sulli
“luka itu sepertinya ia dapat
karena terjatuh ,tidak begitu parah “
“huuft, , “ minho merasa lega
yang teramat sangat
“dia sudah sadar, lukanya sudah
diobati dan anda bisa membawanya pulang setelah membayar biaya pengobatannya”
ujar dokter itu dengan ramah
“baiklah dok”
Setelah membayar biaya rumah
sakit , minho segera menghampiri sulli yang ternyata sudah duduk di ranjang
kasurnya dengan raut wajah ingin menelan orang
“sulli ah, , “ ujar minho pelan,
sulli menoleh dan menatap minho dengan tatapan membunuh
“yaaah, akhirnya kau datang juga
eoh, aku tau aku menunggumu sudah berapa lama hingga aku pingsan dan seenaknya
saja kau meninggalkan ku sendiri, lihat ( sulli menunjuk lukanya ) gara-garamu
aku terjatuh dan kakiku berdarah kau tau rasa sakitnya bagaimana eoh ?, ini
sakit sekali hingga aku tak bisa berjalan jauh walaupun untuk mencari taksi “
ujar sulli bertubi-tubi sedangkan minho hanya melongo melihat ocehan sulli yang
di sebutkan hanya dengan satu nafas
“kau cocok jadi , penyanyi sulli
ah “ ujar minho tiba-tiba yang membuat sulli tambah memelototkan mata indahnya
“neo , , ,”
“sudah lah siapa suruh, kau
melamun, ,jadi palli , ,aku sudah lelah dan ngantuk” minho membalikan badannya
“yaaak, kau tidak minta maaf eoh,
?” tanya sulli, minho menoleh sedikit
“siapa suruh melamun “ minho
hendak melanjutkan langkahnya
“yaaak ,yakk , aaaa”
Minho segera menoleh, sulli hampir
saja terjatuh dari ranjangnya tapi minho dengan cepat berbalik dan menangkap
tubuh sulli agat tidak terhempas
kelantai
“neomu yeppo “ gumam minho dalam
hati , saat ini wajah cantik sulli sudah berada tepat di depan wajahnya dengan
mata terpejam , tapi saat sulli membuka matanya minho segera merubah ekspresi
kagum dengan ekspresi jengkel
“yaak, kau ini ceroboh sekali ,
,” minho segera mengangkat sulli kembali keranjang
“kalau kau tak iklas kau tak
perlu menangkapku , “ sulli kesal “aku tak butuh bantuan mu pergilah ,aku sudah
memanggil sopirku datang menjemputku “tambah sulli dengan geram
Sulli pov’s
ada ya namja seperti ini, sungguh
baru pertama kali aku menemui pria jahat , dan tak brikemanusiaan seperti dia,
aku sangat membencinya “ pergilah ,, “ aku terus mengusirnya “baiklah, jadi kau
tak merepotkan aku lagi “ ia berbalik “ siapa yang menyuruhmu mencariku, aku
tak pernah mau pulang bersamamu , kalau saat itu aku sadar “ ia menoleh dan
menatapku sinis “terserah, aku hanya tak ingin orang tuamu menyalahkanku atas
tindakan-tindakan bodohmu “ ya tuhan namja ini sungguh kasar , baru pertama ini
aku mendengar dan meelihat namja bermulut cabai ini ada di dunia
Minho pov’s
“terserah, aku hanya tak ingin
orang tuamu menyalahkanku atas tindakan-tindakan bodohmu “ apakah kataku,
terlalu kasar?, entahlah . setelah aku keluar dari kamar aku menyadari kalau
kata-kataku terlalu kasar apa lagi saat ini kakinya sedang terluka, setidaknya
ia benar gara-gara aku ia terjatuh seprti itu tapi sepertinya ia tidak terlalu
memikirkan kata-kataku tapi aku masih merasa tidak enak ,,,,”tuan, apa yang
anda lakukan disini ?” oeh ternyata kang ajushi sopir keluarga sulli bersama 2
pelayan yang bekerja di rumah sulli “ani ,kalian mau menjemput sulli ?”. “ne,
,tuan muda”. “baiklah cepatlah, biaya rumah sakit sudah aku tebus jadi tugasmu
hanya membawanya pulang dengan hati-hati ingat kakinya sedang sakit “ kenapa
aku jadi terlalu mencemakannya “ne,tuan muda , “ kang ajushi tersenyum – senyum
gaje ketika aku berkata tadi “ eoh kenapa ada yang lucu ?”. “aniyo,,, tuan muda
, terimakasih sudah menemukan nona muda kami ,dan sangat perhatian padanya,,,
ghamsahamnida “ . “ aissssh sudah lah , ,tidak apa-apa ini juga salahku , jadi
cepatlah sebelum nona muda kalia marah karena terlalu lama di jemput “.
“ne , tuan muda” sesudah kang ajushi
masuk ake segera pergi ,ku tak ingin sulli melihatku dia pasti akan marah-marah
lagi , kerjaan gadis itu hanya marah-marah tunggu saja kalau seperti ini terus
kerutan wajahnya akn terlihat
Author pov’s
Sudah 5 hari berlalu semenjak
kejadian itu, minho dan sulli belum juga berbaikkan walaupun begitu minho tak
segan-segan mengangkat sulli masuk kemar mandi kalau sulli malas untuk pergi
kekampus dan tak segan – segan menariknya kalau sulli malas untuk melakukan
sesuatu walaupun itu hanya sekedar untuk menyuruh sulli makan
Suatu hari “sulli ah, ,” suzy
datang mengunjungi sulli
“eoh wae ?’ jawab sulli malas
sambil terus menonton TV ukuran raksasa
“sulli ah , eommaku baru pulang
dari indonesia, ini aku berikan kau oleh-oleh khas dari indonesia “ ujar suzy
dengan semangat , sedangkan sulli menanggapinya dengan datar
“ eoh , ne, gomawo , ,” sulli
mengambilnya dan melihatnya isi dari kotak itu
“ apa ini ?” tanyanya
“itu gorengan, hihihi, , yesung
super junior sangat menyukai ini lho “ ujar suzy dengan bangganya
“mwo ??? , gorengan ?” yang
ditanya hanya mengangguk sambil tersenyum
Tak lama minho yang baru keluar
dari kamar mengalihkan perhatian suzy “ sulli namja itu , , “ suzy menarik
sulli dan melirik minho dengan matanya , sulli pun melirik sekilas minho yang
hendak menuju dapur ,”ne , wae” sulli
membuang pandangannya lagi “dia sangat tampan , eoh ya dia kan yang kemarin membantumu menyusun buku di
perpustakaan, apakah dia namjamu? “ ucap suzy . “MWO , ,? “ sulli menatap tak
percaya kearah suzy sedangkan minho yang hendak menuju dapur , terhenti
langkahnya oleh suara keras sulli
TBC
Huaaaah, rempong deeee
Nunggu ujan ngk reda- reda , , ,

thor next chapnya ada g?
BalasHapusnext yah thorr :)
BalasHapuskok makin lama makin dikit ya komennya????
BalasHapuskayanya cuma ini-ini aj deh yg tetap setia bwt taruh komennya.....
BalasHapusCie oppa baik banget hihi
BalasHapus